You have not selected any currencies to display
Thailand Nekat Gunakan Mata Uang Digital Bank Sentral

Berita

Thailand Nekat Gunakan Mata Uang Digital Bank Sentral

Seorang tokoh senior dari Bank of Thailand (BOT) telah mengkonfirmasi bahwa bank tersebut sudah menggunakan mata uang digital bank sentral (CBDC) untuk transaksi dengan beberapa bisnis di wilayahnya.

Vachira Arromdee, asisten gubernur bank sentral tersebut, mengatakan kepada wartawan hari Rabu (15/07/2020) bahwa pihaknya berencana untuk memperluas penggunaan mata uang digital di beberapa bisnis besar menurut laporan The Nation.

Pada bulan September mendatang, BOT akan mulai menggunakan mata uang digitalnya untuk transaksi dengan Otoritas Moneter Hong Kong, imbuhnya.

Baca Artikel Lainnya: Tiongkok Kuasai 50% Penambangan Bitcoin Di dunia Sementara Amerika Hanya 14%

“Bank sentral juga berencana untuk memperluas penggunaan cryptocurrency ke masyarakat umum, tetapi studi yang komprehensif harus dirampungkan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan seperti itu.”

Walaupun demikian Vachira mengatakan cryptocurrency mungkin memiliki dampak negatif pada bank-bank komersial dengan menghilangkan kebutuhan akan perantara dalam transaksi keuangan.

Di sisi positif, cryptocurrency dapat mengurangi biaya transaksi keuangan, imbuhnya.

Dia mengutip China, mengatakan bahwa penggunaan secara umum mata uang digital dalam bentuk token tidak mempengaruhi sistem keuangan.

Mata uang digital BOT berbeda dari Bitcoin, yang saat ini diperdagangkan di pasar global. Bitcoin tidak didukung oleh aset, sehingga nilainya sangat fluktuatif.

mata uang digital BOT ini didukung oleh cadangan mata uang bank sentral; Data BOT menunjukkan cadangan internasional negaranya yang sampai saat ini telah tumbuh lebih dari $ 25 miliar selama 12 bulan terakhir. Yang berperan sebagai penyetabil harga.

Terkait penggunaan mata uang digital melalui e-wallet masih dalam bahasan pro dan kontra, termasuk dampaknya terhadap stabilitas keuangan dan hal ini masih perlu dicermati lebih dalam lagi oleh bank sentral, tegasnya.

Baca Artikel Lainnya: Algorand Naik 20% Setelah Masuk Coinbase

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami