NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Pendiri Telegram Pavel Durov Bersaksi Dalam Sidang Terkait T...

Berita

Pendiri Telegram Pavel Durov Bersaksi Dalam Sidang Terkait Token Gram

Pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov beserta dua karyawan lainnya diminta oleh hakim untuk memberikan kesaksian dalam kasus SEC vs Telegram yang masih memanas.

Menurut sebuah dokumen yang sudah ditandatangani oleh Hakim Distrik P. Kevin Castel di Pengadilan Distrik New York Selatan pada hari Senin, deposisi Durov akan berlangsung pada tanggal 7 atau 8 Januari 2020, di lokasi yang “telah disepakati oleh para pihak.”

Wakil presiden Telegram Ilya Perekopsky, dilaporkan yang bertanggung jawab atas komunikasi dengan investor selama pra-penjualan Telegram senilai 1,7 miliar dollar AS tahun lalu, juga menjadi orang kedua yang harus memberikan kesaksiannya 16 Desember 2019 di London.

Orang ketiga yang harus memberikan kesaksian sebelum persidangan berlangsung adalah Shyam Parekh, seorang karyawan Telegram yang namanya tertulis di surat-surat Telegram kepada para investor yang bocor setelah SEC menggugat perusahaan tersebut, salah satu investor mengatakan kepada media CoinDesk. Deposisi Parekh akan diadakan pada 10 Desember 2019 di London.

SEC menggugat Telegram pada bulan Oktober lalu, SEC menuntut agar proyek blockchain perusahaan aplikasi pengiriman pesan TON dihentikan dan token yang dialokasikan untuk investor proyek tidak didistribusikan.

Perusahaan akhirnya mengambil tindakan untuk menunda peluncuran proyek, yang seharusnya rilis pada akhir Oktober hingga April 2020, sehingga kasus SEC dapat diselesaikan terlebih dahulu. Investor TON juga menyetujui penundaan rilis blockchain TON, dan investor juga menolak tawaran untuk pengembalian dana.

Sejauh ini tim Telegram berhasil merilis sebuah aplikasi dompet desktop untuk token gram nya tersebut, walau masih dalam tahap uji (test network).

Sidang pengadilan yang berjalan di New York berikutnya terkait kasus ini telah dijadwalkan pada 18-19 Februari 2020. (Coindesk)

Gambar sampul dari Photograph by Chris Ratcliffe — Bloomberg via Getty Images

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami