NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Penambang Bitcoin Hasilkan Keuntungan Sebesar 198,6 Triliun ...

Berita, Berita Pertambangan/Mining

Penambang Bitcoin Hasilkan Keuntungan Sebesar 198,6 Triliun Rupiah Sampai Saat Ini

Total pendapatan sepanjang mining pertama hingga saat ini untuk para penambang Bitcoin (BTC) telah mencapai 198,6 Triliun Rupiah, menurut data baru dari Coin Metrics.

Menurut laporan dari Yahoo!, meskipun terjadi peningkatan besar-besaran dalam hash rate jaringan (sebuah faktor yang menekan profitabilitas penambangan) masih banyak uang yang tersimpan dalam permainan mining atau pertambangan untuk para penambang.

Pendapatan Seorang Penambang Bitcoin Terus Meningkat Drastis

Dalam laporan Yahoo tersebut mencatat bahwa di awal jaringan Bitcoin berjalan, dibutuhkan delapan tahun bagi total pendapatan penambang untuk menembus batas $ 5 miliar atau setara dengan 70,9 Triliun Rupiah; dan terus tumbuh secara eksponensial lebih cepat, hanya butuh waktu selama delapan bulan untuk menembus pendapatan sebesar $ 10 miliar dollar AS atau setara dengan 141,8 Triliun Rupiah.

Jika profitabilitas pertambangan saat ini tetap pada jalurnya, pendapatan sebesar $ 20 miliar dollar AS atau setara dengan 283,7 Triliun Rupiah akan segera tertembus di awal tahun 2020 nanti.

Gambar dari: Coin Metrics

198,6 Triliun Rupiah adalah angka yang cukup fantastis mengingat bahwa hash rate jaringan juga telah naik pesat selama beberapa bulan terakhir: dan terus memecahkan rekor tertinggi – dengan rekor terbarunya, 83,5 kuintiliun per detik.

Naiknya hash rate menunjukkan bahwa penambang mengeluarkan rekor waktu baru tingkat daya pemrosesan komputasi untuk memecahkan dan memvalidasi blok – dan mendapatkan hadiah mereka.

Intensitas komputasi yang lebih tinggi akan berimbas pada biaya operasional yang semakin mahal untuk melakukan penambangan – namun jika dilihat dari peningkatan pendapatan yang terus menguat menunjukkan bahwa faktor ini belum secara kritis merusak profitabilitas pertambangan.

Sebentar lagi Bitcoin akan mengalami Halving – pengurangan 50% hadiah penambangan – yang dijadwalkan pada Mei 2020.

Sementara itu peristiwa halving dipercaya dapat memiliki implikasi bullish untuk harga Bitcoin (dengan meningkatkan kelangkaan suplai), dampaknya terhadap para penambang sangat diperhatikan, beberapa orang khawatir jika hadiah blok yang rendah akan mengurangi peserta jaringan dan dengan demikian berdampak buruk pada kekuatan hashing jaringan.

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami