You have not selected any currencies to display
Pedagang Crypto Tidak Melirik Litecoin, Investor Malah Menim...

Analisis Pasar

Pedagang Crypto Tidak Melirik Litecoin, Investor Malah Menimbun LTC

Data on-chain dan perdagangan memberikan sinyal bahwa para pedagang telah meninggalkan Litecoin, namun investor jangka panjang malah menimbun LTC.

Litecoin (LTC) mengalami tahun yang lumayan buruk dan saat ini altcoin turun 51% selama dua belas bulan terakhir. Kurangnya aktivitas GitHub dan peningkatan protokol membuat co-founder Litecoin Charlie Lee mengakui bahwa 2019 adalah tahun terendahnya jumlah pengembang yang bekerja pada Litecoin Core, perangkat lunak di belakang node jaringan.

Di awal tahun 2020 pun keadaannya masih sama dan Charlie Lee terpaksa meminta sumbangan sukarela dari para penambang LTC untuk membantu meningkatkan pendanaan pembangunan. Ketidakpastian tentang masa depan Litecoin telah menyebabkan investor kehilangan minat pada proyek dan ini tercermin baik pada on-chain maupun dalam metrik perdagangan LTC.

Namun ada hal yang sangat menarik disini, meskipun sebagian besar akan menganggap bahwa tingkah investor yang meninggalkan proyek sebagai pendorong pergerakan negatif, ada beberapa yang diam-diam malah menimbun LTC.

Volume perdagangan Litecoin turun ke level terendah 2 tahun

Baca Artikel Lainnya: Penjelasan! Alat Yang Berguna Untuk Mendiagnosis Sentimen Pasar Crypto

Volume merupakan satu-satunya indikator minat pedagang yang paling relevan dan Litecoin gagal total di bidang ini. Volume yang diperdagangkan di bursa utama cenderung terus turun selama dua belas bulan terakhir dan baru-baru ini turun ke level terendah dalam dua tahun.

Volume rata-rata Litecoin 30-hari.
TradingView

Sejumlah alasan bisa menjadi pendorong di balik perubahan drastis ini dan perlu dicatat bahwa bahkan aktivitas yang lebih rendah di bursa tidak serta merta mengurangi penggunaan blockchain.

Metrik on-chain memberikan wawasan realistis terkait transfer, biaya, alamat aktif, dan banyak indikator bermanfaat yang akan menarik bagi para pedagang.

Penyesuaian Nilai Transfer

Nilai transfer adalah indikator on-chain terkenal yang mampu mengukur aktivitas pengguna (semua koin yang dipindahkan setiap harinya). Analisis CoinMetrics menyediakan data yang lebih tepat dengan menyesuaikan angka-angka ini kecuali mixer dan transaksi antara entitas yang sama.

Penyesuaian jumlah transfer harian Litecoin rata-rata 14 hari.
CoinMetrics

Daily adjusted transfers berkisar sekitar $ 20 juta yang merupakan 83% di bawah level puncak 2019.

Penurunan biaya transaksi

Proposal Charlie Lee termasuk interval blok yang lebih kecil daripada Bitcoin (BTC) dan algoritma yang lebih sederhana yang menghapus tanda tangan atau signature dari data asli bertujuan agar output transaksi lebih tinggi.

Langkah seperti itu mungkin telah menumbuhkan minat substansial pada Litecoin (LTC) di masa lalu tetapi itu tidak lagi valid saat ini karena pengguna menjadi sadar bahwa 270 konfirmasi diperlukan untuk mencocokkan daya komputasi di balik 3 blok Bitcoin yang ditambang, menurut Luke Childs ‘Berapa Banyak Konfirmasi analisis.

Biaya per transaksi Litecoin rata-rata 14 hari (USD)
Coinmetrics

Biaya rata-rata LTC per transaksi turun menjadi $ 0,011 yang merupakan level terendah sejak Oktober 2015. Meskipun banyak alasan bisa jadi di balik hal ini, termasuk penggunaan 75% SegWit, analisis nilai transfer harian sebelumnya menunjukkan lemahnya permintaan dari para penggunanya.

Sementara itu ukuran blok median Bitcoin melebihi 1,2 megabit sebagian besar waktu, Litecoin rata-rata di bawah 0,2 megabit meskipun keduanya memiliki kapasitas yang sama.

Penggunaan yang rendah berarti biaya yang kecil, mengurangi minat penambang dan menghasilkan umpan balik negatif karena investor juga akan memperhatikan kekuatan pemrosesan di balik setiap blockchain.

Berkurangnya hashrate

Hashrate Litecoin.
CoinWarz

Hashrate Litecoin turun 45% sejak Oktober 2019 silam, yang biasanya dapat menimbulkan kekhawatiran terjadinya serangan 51%.

Dengan kata lain, tidak ada arah yang positif dari para penambang yang mengarah pada investasi Litecoin. Berbeda dengan perdagangan, aktivitas penambangan secara eksklusif merupakan komitmen jangka panjang.

Investor malah menimbun bukan membuang LTC

Setelah begitu banyaknya indikator negatif, seseorang berharap akan adanya aktivitas pemegang/holder untuk menjadi lemah (weakhand) karena harga dan penggunaan jaringan yang cenderung terus turun selama lebih dari setahun.

Ada yang menyebutkan bahwa terdapat kinerja yang kurang bagus dari peningkatan kode baru-baru ini, termasuk kemampuan privasi teknologi MimbleWimble yang diusulkan pada Oktober 2019.

Litecoin yang belum digunakan terkait usia UTXO.
 
Investificar.com.br

Anehnya, justru kebalikannya, 63,8% dari pasokan Litecoin masih tetap tidak tersentuh sama sekali dalam 12 bulan terakhir. Bahkan, ini adalah level tertinggi yang pernah ada.

Menurut grafik Hodl Wave di atas, hal ini juga dikenal sebagai grafik distribusi usia UTXO, persentase koin yang belum bergerak meningkat dengan kecepatan yang sangat luar biasa.

Jumlah koin yang tidak bergerak selama 12 bulan atau lebih pada awal 2020 adalah 56,7%. Tambahan 7% ini dipegang oleh investor jangka panjang saat ini bernilai $ 209 juta yang cukup untuk mengakusisi 30% dari seluruh pasokan DASH.

Belum diketahui secara pasti alasan di balik aktivitas penimbunan ini, tetapi dampaknya terhadap pasokan yang beredar adalah positif bersih.

Kegiatan ini tidak mengubah fakta bahwa jumlah LTC yang sama akan terus ditambang setiap harinya hingga halving berikutnya pada tahun 2023 nanti.

Baru-baru ini, investor juga berspekulasi terkait potensi integrasi Litecoin dengan Cardano (ADA) dan jika benar, ini bisa menjadi faktor bullish untuk Litecoin.

Kemungkinan tren bullish pasar crypto bisa saja terjadi dan ketika investor mulai berbicara tentang awal ‘musim alt atau alt season’, Litecoin berkemungkinan besar mengalami peningkatan peluang pump harga secara besar-besaran karena investor jangka panjang cenderung tidak tergoda untuk menjual pasokannya.

Pandangan dan pendapat yang diungkapkan di sini adalah sepenuhnya milik MARCEL PECHMAN. Setiap langkah investasi dan perdagangan mempunyai risiko. Lakukan penelitian lalu ambil keputusan sesuai pilihan hati Anda sendiri. Kami tidak bertanggung jawab jika terjadi kerugian pada investasi Anda dan tidak ada sangkut pautnya dengan Bitcoin News Indonesia.

Baca Artikel Lainnya: Cryptocurrency Berstatus Ilegal Jika RUU Anti-Enkripsi Yang Baru Sah!

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami