NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Nyatanya Komputasi Kuantum Milik Google Dapat Membantu Jalan...

Berita, Berita Altcoin, Berita Blockchain

Nyatanya Komputasi Kuantum Milik Google Dapat Membantu Jalannya Proof of Stake Secara Baik Dan Aman

Pembahasan mengenai sebuah terobosan komputasi kuantum terbaru dari Google serta pengaruhnya terhadap penambangan Proof of Work (PoW) yang dominan, seorang peneliti meyakini bahwa komputasi kuantum juga dapat menyempurnakan jalannya Proof of Stake (PoS).

Scott Aaronson, seorang peneliti yang bekerja di bidang Quantum Computing Theory di University of Texas mengatakan kepada Fortune bahwa entitas komputasi besar seperti raksasa komputasi kuantum yang baru milik Google Sycamore sebenarnya dapat menyempurnakan seluruh proses penambangan yang berbasis PoS.

PoS berbeda dari konsep penambangan PoW yang lebih dominan di mana enkripsi aktual perlu diterjemahkan dengan kekuatan komputasi yang sebenarnya. Semakin banyak daya komputasi yang dimiliki, semakin banyak pengembalian dari eksploitasi penambangan yang akan diterima. Namun, metode ini dikenal mahal, mengkonsumsi sejumlah besar daya listrik serta memiliki konsekuensi jangka panjang yang serius bagi lingkungan.

Namun, penambangan dengan basis PoS bergantung pada pengambilan secara acak dari pengguna dengan “mempertaruhkan/melakukan stake” atau menyetor koin untuk membantu memilih penerima blok baru. Beberapa jaringan cryptocurrency sebenarnya telah mengadopsi penambangan berbasis PoS dalam kapasitas yang masih terbatas guna menghindari insentif energi dari PoW, proses ini pada dasarnya cacat dengan teknologi yang saat ini tersedia. Alasannya adalah bahwa pengambilan angka acak yang benar belum bisa dilakukan dengan chip komputasi yang ada dan beredar saat ini, ada keraguan besar mengenai proses tersebut.

Namun, menurut seorang peneliti bahwa komputer kuantum Sycamore yang beroperasi pada prosesor 54-qubit dengan gerbang logika kuantum – hanya perlu 200 detik untuk melakukan sampel penyelesaian persamaan sebanyak satu juta kali. Oleh karena itu, komputer tipe ini dapat digunakan untuk menghasilkan angka acak yang tidak dapat dilakukan sebelumnya.

Seiring dengan kemajuan teknologi dari komputasi kuantum, industri cryptocurrency diharapkan bisa mendapatkan untung dari teknologi tersebut dan tidak menghadapi masalah seperti rumor yang kini beredar luas terkait pengaruh buruk komputer kuantum terhadap cryptocurrency.

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami