NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Menurut Penelitian: Blockchain Dapat Mengurangi Penipuan Mak...

Berita, Berita Blockchain

Menurut Penelitian: Blockchain Dapat Mengurangi Penipuan Makanan Hingga 31 Miliar Dollar Dalam 5 Tahun

Industri makanan bisa menghemat biaya hingga 31 miliar dollar AS dan bisa menghindari penipuan global dengan terus melakukan pelacakan pada makanan dari pertanian ke konsumen melalui blockchain.

Penelitian pada 25 November 2019 yang dilakukan oleh Juniper Research mengungkapkan bahwa teknologi blockchain yang dikombinasikan dengan sensor dan pelacak Internet of Things (IoT), akan sangat mengurangi biaya pengecer dengan menyederhanakan rantai pasokan, sambil menyederhanakan kepatuhan terhadap peraturan, menawarkan penarikan makanan yang lebih efisien, dan menangani penipuan secara menyeluruh.

Studi ini menunjukkan bahwa peningkatan adopsi blockchain dan IoT dalam industri rantai pasokan akan menambah nilai signifikan pada rantai pasokan di bidang bisnis makanan. Dengan memanfaatkan kedua teknologi inovatif ini, industri makanan dapat menghemat hingga hingga 31 miliar dollar AS dan juga memberantas penipuan makanan hanya dalam kurun waktu lima tahun. Penulis penelitian Dr Morgane Kimmich mengatakan:

“Hari ini, transparansi dan efisiensi dalam rantai pasokan makanan dibatasi oleh data buram yang memaksa setiap perusahaan untuk bergantung pada perantara dan catatan yang berbasis kertas. Blockchain dan IoT menyediakan platform bersama yang tidak dapat diubah untuk semua aktor dalam rantai pasokan untuk melacak aset; menghemat waktu, sumber daya, dan memberantas penipuan.”

Penelitian Juniper selanjutnya menunjukkan bahwa penghematan besar dalam penipuan makanan dapat direalisasikan pada awal 2021, sementara biaya kepatuhan dilaporkan dapat dikurangi hingga sebesar 30% pada tahun 2024.

Blockchain dan IoT terus diadopsi oleh industri makanan dan minuman. Selama beberapa bulan terakhir, berbagai pemain, termasuk raksasa seperti Nestlé dan Carrefour, telah melaporkan inisiatif bertenaga blockchain mereka di lapangan.

Solusi pelacakan atau tracking blockchain yang paling banyak diadopsi dalam bidang ini adalah Food Trust IBM, yang didasarkan pada protokol blockchain Hyperledger Fabric. Platform ini ditayangkan pada Oktober 2018, “jutaan produk makanan individu” dilaporkan dilacak oleh pengecer dan pemasok menggunakan blockchain Food Trust.

Baru-baru ini, perusahaan pertanian salmon Cermaq dan produsen salmon asap Labeyrie menggunakan teknologi cloud blockchain IBM untuk melacak rantai pasokan produk mereka.

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami