NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Harga Bitcoin Turun Tajam, Apakah Kita Akan Masuk Ke Area Be...

Berita, Berita Bitcoin

Harga Bitcoin Turun Tajam, Apakah Kita Akan Masuk Ke Area Bearish Kembali?

Harga Bitcoin Turun Tajam pekan ini, Bitcoin runtuh lebih dari 15% dalam hitungan menit di berbagai market, turun dari harga $ 7.800 hingga ke kisaran $ 6.400.

Penurunan tertajam harga bitcoin terjadi pada market Bitstamp, bursa pertukaran Eropa, dengan spread $ 500 hingga $ 600 pada pair BTC/USD. Sampai saat ini BTC mampu pulih ke level harga $ 7.300 dan pergerakan harga saat ini masih datar.

Market kini sudah kembali tenang, apakah penurunan harga cepat ini akan mempengaruhi prospek jangka pendek Bitcoin, terutama dalam lingkungan yang tidak dapat diprediksi. Dan beberapa pengamatan dari sejumlah analis, langkah penurunan harga yang terjadi pada hari Jum’at seharusnya menjadi tanda positif.

Apakah Penurunan Harga Bitcoin Ini Sebuah Kejadian Yang Manipulatif

Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa satu aktor, atau sekelompok entitas, mengatalisasi kejadian ini. Seperti yang baru-baru ini dicatat oleh Tuur Demeester di Adamant Capital, penurunan tajam ini dipimpin oleh order sell atau penjualan yang terjadi di Bitstamp. Beberapa orang juga berpendapat bahwa ini adalah upaya untuk memanipulasi harga yang terjadi di bursa BitMEX yang terus-menerus terjadi pada Bitcoin, khususnya dalam upaya untuk melikuidasi jutaan dolar secara instan yang sudah tertumpuk dalam beberapa hari dan minggu terakhir ini.

Seperti yang dikatakan oleh Su Zhu dari Three Arrows Capital, seseorang mencoba untuk mengeksploitasi mark price BitMEX dengan menempatkan order penjualan besar pada Bitstamp. Order book history tampaknya menguatkan teori ini, karena suatu entitas menempatkan pesanan penjualan atau order sell 2.000 BTC secara besar-besaran pada harga $ 6.500 di Bitstamp, dalam upaya untuk menekan harga untuk periode waktu yang singkat.

Upaya tersebut ternyata berhasil, namun secara cepat Bitcoin mampu bangkit kembali, mengisyaratkan bahwa tidak ada sejumlah besar tekanan jual yang bonafide. Seperti yang dikatakan oleh Murad Mahmudov dari Adaptive Capital:

“Beberapa orang mungkin juga memiliki posisi short derivatif besar dari harga ~ 8200, dan kemudian menggunakan spot physical sell pada Bitstamp untuk mendorong harga turun di MEX, dan menutup keuntungannya pada harga ~ 6700 dan menghasilkan keuntungan besar yang sangat cepat.”

Terlebih lagi, banyak analis dan komentator di Twitter secara anekdot menyatakan bahwa mereka “bought the dip”, membenarkan bahwa sub- $ 7.000 adalah rentang akumulasi bagi para pedagang dan investor.

Hal ini biasa dan wajar terjadi ketika pasar mengalami bull market.

Bitcoin Kembali Ke Level Kunci

Alasan lain mengapa beberapa orang melihat langkah ini tidak sepenuhnya bearish adalah apa yang terjadi setelah penurunan harga itu. Trader Anton Pagi mengatakan bahwa pada Coinbase, grafik empat jam Bitcoin selama sell-off adalah yang terbesar terlihat pada tahun 2019. Meskipun ini bukan bullish naik turun, ketika ditambah dengan fakta bahwa BTC dengan cepat bangkit kembali di atas 50 empat – jam moving average dan belum goyah, narasi bullish dapat berputar.

Seorang analis Alex Kruger mengungkapkan sentimen yang sama, mengatakan bahwa ia akan melakukan long di $ 6.400, mengisyaratkan bahwa level tersebut adalah bottom lokal. Fakta bahwa BTC memantul dengan cepat dari level itu dapat dilihat sebagai tanda yang sangat positif.

Apa yang membuat ini sangat penting adalah bahwa $ 6.400 adalah wilayah yang merupakan tempat gap CME Bitcoin futures, sering ditemukan ketika pasar tidak seimbang dalam hal tekanan jual beli. Komentator Cantering Clark baru-baru ini menjelaskan bahwa celah terbentuk pada awal “pembalikan tren utama”, yang mungkin telah dilihat BTC awal pekan ini, adalah tanda ” volume tinggi pergeseran bullish.”

Sentimen Yang Kuat

Sentimen tetap jelas bullish. Sepanjang aksi jual yang terjadi selama dua puluh menit, semua orang dan tweet di Twitter berteriak agar para pengikut mereka bisa “membeli dip yang terjadi”.

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami