NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Harga Bitcoin Anjlok 14 Juta Rupiah Karena Gagal Tembus Leve...

Berita, Berita Altcoin, Berita Bitcoin

Harga Bitcoin Anjlok 14 Juta Rupiah Karena Gagal Tembus Level Resisten

Minggu ini potensi kenaikan harga Bitcoin kembali terisi dan gerak parabola kembali mampu mencapai titik tertinggi 13.200 dollar AS (183,7 Juta Rupiah), kemudian harga bitcoin anjlok.

Setelah Bitcoin mampu naik dari pasar bearish dan mengalami kenaikan harga parabolanya, kini BTC berjalan ping-pong diantara harga tertinggi dan harga terendah sebelum akhirnya anjlok kembali. Akankah Bitcoin menuju titik terendahnya kembali kali ini karena kenaikan harga saat ini mengalami penolakan akibat gagal menembus level resisten, dan apakah 13.200 dollar AS merupakan level resistensi baru yang harus ditembus sebelum naik ke harga 14.000 dollar AS?

Bitcoin Gagal Tembus Resisten

Sekitar pukul 20:30 WIB pada 10 Juli 2019, harga Bitcoin diperdagangkan pada level tertingginya 183,7 juta rupiah yang mencoba naik untuk menembus level resisten di level harga 14.000 dollar AS (197,3 Juta Rupiah) namun malah gagal dan anjlok.

Sebaliknya, harga Bitcoin mengalami penolakan pada level penting di atas harga 13.000 dollar AS. Harga Bitcoin mampu naik sebelumnya dari harga 172,6 juta rupiah, untuk mencapai level harga tertinggi hari ini. Dan bertahan selama berjam-jam dan akhirnya anjlok karena tidak mampu menembus level resistensi overhead yang kuat.

Titik resistensi adalah tempat yang “logis” untuk sebuah kegagalan, menurut pencipta indikator perdagangan, Bollinger Bands, John Bollinger. Kegagalan Bitcoin membawanya jatuh hampir sebanyak 14 juta rupiah secara instan dan kini bertengger di harga 174,8 juta rupiah.

Akhirnya 13.000 dollar AS merupakan penghalang psikologis baru untuk Bitcoin. Namun, jika koreksi lebih dalam terjadi, itu bisa dianggap sangat sehat untuk aset crypto ini.

Banyak analis dan pedagang crypto mengatakan bahwa aksi untuk menguji kembali level support adalah kunci untuk mengkonfirmasi struktur bull run yang sehat.

Altcoin Akan Hancur Kembali Jika Nilai BTC Terus Terjun Lebih Dalam

Hal lain yang dianggap sehat untuk Bitcoin, adalah kematian altcoin. Kelas aset ini telah menembus garis support bawahnya, dan berisiko jatuh jauh lebih dalam lagi. Beberapa analis mengklaim penurunan dari sini dapat diterjemahkan ke penurunan 50% lainnya – seperti halnya harga Bitcoin ketika akhirnya jatuh dari garis supportnya pada 6.000 dollar AS dan akhirnya turun hingga 3.100 dollar AS.

Sebagian besar altcoin saat ini berada di posisi terendah terhadap pair BTC. Dalam USD, nilainya masih di atas terendah pasar, tetapi jika Bitcoin terus anjlok maka akan menyebabkan nilai altcoin turun dalam BTC maupun USD dalam waktu dekat ini.

Namun, pada level terendah ini, mungkin saja altcoin memiliki dorongan pembelian yang kuat seperti Bitcoin. Bitcoin maupun altcoin dapat pulih ke level tertinggi yang baru dalam waktu singkat begitu kapitulasi sudah final dan tekanan jual mulai mereda.

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami