You have not selected any currencies to display
G7 Mengatakan Bahwa Stablecoin Global Dapat Mengancam Stabil...

Berita, Berita Altcoin

G7 Mengatakan Bahwa Stablecoin Global Dapat Mengancam Stabilitas Keuangan

Kelompok negara-negara G7 dikabarkan telah menyusun sebuah laporan yang mengatakan bahwa “stablecoin global” dapat menimbulkan ancaman bagi sistem keuangan global.

Menurut BBC – minggu 13 Oktober 2019, draft laporan dari G7 menguraikan berbagai risiko yang terkait dengan mata uang digital.

“G7 yakin bahwa tidak akan ada proyek stablecoin yang akan mulai beroperasi sampai risiko, pengawasan hukum, peraturan dan legalitas ditangani secara memadai atau terpenuhi. […] Mengatasi risiko semacam itu belum tentu menjamin persetujuan dari regulator untuk menetapkan stablecoin.”

G7 juga menyatakan bahwa stablecoin global dengan potensi skala yang besar dan cepat juga dapat menghambat kompetisi dan mengancam stabilitas keuangan jika pengguna kehilangan kepercayaan pada koin.

Laporan ini konon akan disampaikan kepada para menteri keuangan pada pertemuan tahunan International Monetary Fund minggu ini.

Bagaimana Dengan Libra?

Menurut BBC, meskipun laporan tersebut tidak menyebutkan proyek stablecoin Libra dari Facebook, namun laporan tersebut dapat menjadi sindiran keras serta masalah baru untuk proyek Libra.

Sekarang ini, proyek – proyek baru memang dituntut untuk bersandar pada peraturan global (Global Regulator), seperti halnya di Inggris, Bank of England baru-baru ini menetapkan sebuah ketentuan yang harus dipatuhi sebelum diterbitkan di negara tersebut.

CEO Facebook Mark Zuckerberg akan memberikan sebuah kesaksian di hadapan Komite Jasa Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat terkait proyek Libra akhir bulan ini. Ketua komite, Perwakilan Demokrat Maxine Waters, telah menjadi kritikus proyek tersebut sejak awal.

Lambat laun beberapa perusahaan mitra utama mulai meninggalkan proyek Libra. Pada 4 Oktober, Paypal keluar dari Asosiasi Libra dan diikuti oleh Visa, Mastercard, Stripe dan eBay.

Ditambah dengan masalah baru gugatan terkait pelanggaran merek dagang, persaingan yang tidak adil serta “false designation of origin” terkait penggunaan logo Libra yang diajukan oleh Finco Services of Delaware. Pihak penggugat juga menuntut mantan desainernya, yang mengerjakan logo untuk Facebook, karena menggunakan kembali desain tersebut.

Gambar sampul dari GETTY

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami