NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Candle Weekly Bearish Bitcoin Terbentuk, Trader Takut Jika T...

Analisis Pasar

Candle Weekly Bearish Bitcoin Terbentuk, Trader Takut Jika Terjadi Pullback Ke Kisaran $ 7.000

Trader meyakini harga Bitcoin dapat turun ke kisaran $ 7.000 setelah candle mingguan menutup harga di bawah $ 9.400.

Candle mingguan BTC yang baru dibuka pada harga $ 9.332 pada 15 Juni, harga ini di bawah level resistensi penting ($ 9,400). Trader pun meyakini bahwa harga BTC bisa saja jatuh ke kisaran $ 7.000 dalam waktu dekat ini.

Level support kritisnya dalam jangka pendek ditetapkan pada kisaran $ 9.200 dan $ 9,000. Jika harga Bitcoin turun dari kedua level ini dan menetap di kisaran harga $ 8.000, beberapa pedagang malah mengharapkan BTC turun hingga ke kisaran harga $ 6.000.

Selang beberapa jam setelah candle mingguan dibuka, harga BTC anjlok ke level harga $ 8.892 di BitMEX.

$ 6.000 – $ 7.000: Area Bitcoin Berikutnya Menurut Pandangan Para Trader

Baca Artikel Lainnya: Aset Crypto Digital Gold BitGesell Umumkan Listing Di Bursa Hotbit

Dalam beberapa bulan mendatang, para pedagang mengantisipasi harga BTC yang bisa saja turun ke level berikut: $ 7.700, $ 7.300, $ 7.100, $ 6.400 dan $ 6.000.

Semua poin harga di atas memiliki signifikansi historis. Level $ 6.400 misalnya, adalah di mana BTC mencapai posisi terendah yang disusul dengan penurunan tajam sebesar 40% pada bulan Desember 2019 hingga reli di atas $ 10.000 dalam enam minggu berikutnya.

Investor Cryptocurrency Scott Melker mengatakan jika Bitcoin gagal menahan dirinya di kisaran $ 9.270, kemungkinan besar BTC bakal turun kedepannya.

Dalam kisaran jangka pendek hingga menengah, seorang trader cryptocurrency Satoshi Flipper menekankan bahwa support range $ 9.000 hingga $ 9.200 sangat penting untuk menjaga momentum Bitcoin. Jika BTC tetap di bawah harga $ 9.000 dan $ 9.200, trader yakin bahwa tren penurunan harga bisa terjadi.

Sumber: Satoshi Flipper

Sepanjang bulan yang lalu saja volume spot di pasar BTC relatif stagnan sementara aktivitas perdagangan berjangka melonjak. Kecenderungan tren volume BTC harian dapat mengurangi ketahanan BTC terhadap potensi aksi jual.

Tren volume spot Bitcoin sejak pertengahan Mei. Sumber: Skew.com

Baca Artikel Lainnya: Bakal Pesaing Mata Uang Digital China, Dollar Digital AS Siap Meluncur

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami