You have not selected any currencies to display
BitMex makin bobrok! Petinggi BitMEX menjarah uang hingga $ ...

Berita

BitMex makin bobrok! Petinggi BitMEX menjarah uang hingga $ 440 Juta dari bursa

Petinggi HDR, perusahaan induk platform perdagangan kripto BitMEX, yang dituduh memfasilitasi perdagangan tidak terdaftar dan pelanggaran lainnya, secara sistematis menjarah uang sebesar $ 440.308.400 lewat akun HDR, menurut klaim gugatan perdata. Namun seorang juru bicara HDR menyanggah bahwa klaim itu “palsu”.

Gugatan yang diajukan atas nama penggugat BMA LLC, Yaroslav Kolchin dan Vitaly Dubinin, menekankan perintah untuk melampirkan aset HDR, sementara klaim terhadap HDR sedang diproses hukum.

“Menyadari investigasi dari Commodity Futures Trading Commission (“CFTC”) dan Department of Justice (“DOJ”) serta tuntutan perdata dan pidana yang akan datang, dan saat bersiap untuk melakukan pelarian dari otoritas AS, Tergugat Hayes, Delo dan Reed menjarah uang sekitar $ 440.308.400 dari hasil berbagai kegiatan jahat yang terjadi di platform BitMEX dari akun HDR Tergugat,” terang gugatan itu menuduh.

Gugatan tersebut mengklaim dugaan penjarahan terjadi untuk mengurangi jumlah aset yang bisa disita oleh pihak berwenang saat tuntutan diajukan.

Sebuah lembaran barang bukti terlampir tidak merinci secara detail bagaimana dana itu diambil, tetapi menuduh bahwa eksekutif mulai mengalihkan keuntungan BitMEX setelah mengetahui kemungkinan dakwaan pada 2019.

Pada 1 Oktober, Commodities Futures Trading Commission AS (CFTC) dan Department of Justice mengumumkan dakwaan terhadap BitMEX, salah satu platform perdagangan derivatif kripto terbesar, dan para eksekutif seniornya.

Seorang juru bicara HDR Global Trading Limited membantah klaim tersebut, dengan mengatakan: “Pavel Pogodin dari “Consensus Law” telah mengajukan serangkaian klaim yang palsu terhadap kami, dan orang lain di sektor cryptocurrency. Kami akan menangani ini melalui proses litigasi normal dan tetap sepenuhnya yakin pada pengadilan.”

Redaksi Bitcoin News Indonesia

Komentar

comments

Bitnami