NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
Bitcoin SV Terbagi Menjadi Tiga Chain Setelah Blok 210 MB Te...

Berita, Berita Altcoin, Berita Blockchain

Bitcoin SV Terbagi Menjadi Tiga Chain Setelah Blok 210 MB Tertambang

Hard fork yang baru-baru ini terjadi pada Bitcoin SV (BSV), memaksa harus terjadi perpecahan jaringan menjadi tiga chain setelah blok 210 megabytes (MB) selesai ditambang.

Menurut laporan dari BitMEX Research pada 3 Agustus 2019, node Bitcoin SV akan terbagi menjadi tiga kelompok, sehingga jaringan akan terpecah menjadi tiga chain.

Bitcoin SV node chart. Sumber dari: Twitter

Menurut data dari Coin Dance, blok 210 MB selesai ditambang pada 3 Agustus 2019 oleh penambang CoinGeek dan melibatkan sebanyak 808.633 transaksi.

Bitcoin SV, merupakan hasil dari hard fork Bitcoin Cash (BCH), dan BCH merupakan hasil fork dari cryptocurrency besar Bitcoin (BTC).

Sebelum terjadi perpecahan chain pada BSV, Ryan X. Charles, seorang pendukung BSV serta seorang CEO dari sistem pembayaran BSV-powered MoneyButton, menerbitkan sebuah posting blog mengenai masalah-masalahnya dalam menjalankan node BSV. Secara spesifik, Charles menyatakan bahwa Money Button mengalami down atau penurunan performa selama tiga jam karena node Bitcoin SV mereka kehabisan memori dan terjadi crash selama tes stres.

“Menjalankan sebuah node itu memerlukan banyak uang. Mesin virtual baru kami akan menelan biaya hingga ribuan dolar per bulan agar bisa beroperasi. Karena blok terus bertambah besar dan kami harus melakukan upgrade instance berkali-kali, biaya ini akan terus membengkak. Karena kami tidak mendapatkan uang dari biaya transaksi seperti penambang, hal ini akan terlalu mahal bagi kami untuk terus menjalankan node.”

Menurut outlet berita teknologi TrustNodes, layanan Coin Dance sekarang ada di chain Bitcoin SV yang baru, sementara chain yang lama kemungkinan besar akan dibuang atau tidak dipakai. Menurut laporan tersebut, hal ini bisa berarti bahwa penambang yang terjebak pada chain yang lama mungkin telah kehilangan sejumlah uang karena blok-blok itu sekarang akan dibuang dan tidak dipakai.

Bitcoin SV sebelumnya mengalami masalah dan beberapa orang menganggap ukuran blockchain BSV berat. Pada bulan April lalu, blockchain koin ini mengalami serangkaian reorganisasi blok – situasi di mana dua penambang menemukan blok secara bersamaan di blockchain, yang menyebabkan percabangan sementara di jaringan. Secara umum, blok reorganisasi terjadi ketika jaringan terlalu lambat untuk mereproduksi blok secara efisien.

Gambar dari: unsplash

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami