You have not selected any currencies to display
Bitcoin Anjlok Lagi, Yuk Kita Lihat Saran Dari Para Analis?

Analisis, Analisis Mingguan, Analisis Pasar

Bitcoin Anjlok Lagi, Yuk Kita Lihat Saran Dari Para Analis?

Bitcoin anjlok akibat dari tekanan jual yang terus bertambah. BTC sempat anjlok hingga berharga 9.900 dollar AS dan kini naik kembali di kisaran harga 10.100 dollar AS, BTC jatuh untuk kesekian kalinya dalam hitungan minggu.

Dengan pergerakan penurunan harga ini, altcoin juga tidak bisa bersembunyi dan harus ikut bergerak turun sama seperti Bitcoin, kini pasar kripto benar-benar sedang berdarah kembali, apakah musim kemarau kripto akan kembali lagi?

Para analis mulai angkat bicara, jika Bitcoin melakukan penutupan harga candle harian atau mingguan di bawah harga 10.000 dollar AS yang bertindak sebagai level resistensi, BTC bisa anjlok lebih dalam lagi.

Tapi di mana tepatnya?

Menurut sebagian besar analis, penurunan harga dari level saat ini akan membawa Bitcoin merosot setidaknya di kisaran harga 8.500 dollar AS.

Anda bisa lihat, bahwa bursa tidak membuka pasar berjangkanya selama akhir pekan, sehingga hal ini membuat kesenjangan besar dalam aksi harga, terutama jika Bitcoin naik atau turun secara signifikan pada hari Sabtu atau Minggu. Selama 10 minggu terakhir, CME futures telah mempunyai banyak celah, sebagian besar diisi dua atau tiga minggu kemudian.

Crypto Kea, seorang analis yang berfokus pada Mayer Multiple (harga lebih dari moving average 200 hari), mengatakan sebelumnya bahwa BTC harus mengikuti jejak leg pertama pasar bull terakhir yang lebih tinggi, dapat menemukan support di mana saja dari kisaran harga 7.148 hingga 8.700 dollar AS. Ini sesuai dengan 1,20 kali menjadi 1,46 kali dari moving average 200 hari, yang kemudian berada di 5,957 dollar AS.

Namun, kemungkinan besar, Kea menjelaskan bahwa “target yang paling mungkin” sesuai penggunaan Mayer Multiple adalah 7,505 dollar AS – penurunan 25% dari harga Bitcoin 9,900 dollar AS.

Teknis dasar juga menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini diperdagangkan bearish. Menurut Bloomberg, GTI Vera Band Indicator, yang melacak tren naik dan turun, menunjukkan bahwa BTC sedang dalam tren “pola penjualan”.

Namun ini hanya sekedar prediksi dari para analis, dan belum tentu harga Bitcoin akan turun sesuai dengan perkataan para analis ini. Masih banyak faktor yang bisa membuat harga Bitcoin melambung kembali, namun hal ini tergantung dengan adanya sentimen pasar yang sedang terjadi.

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami