You have not selected any currencies to display
Bersiaplah terkejut dengan manfaat ETH 2.0

Berita Ethereum

Bersiaplah terkejut dengan manfaat ETH 2.0

Selama AMA yang dilakukan Ethereum Foundation baru-baru ini, Vitalik Buterin menjelaskan ekspektasinya terhadap Ethereum 2.0.

Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, baru-baru ini menjawab sejumlah pertanyaan komunitas pada sesi “ask me anything”, atau AMA, di Reddit. Selama AMA berlangsung, yang diselenggarakan oleh tim peneliti ETH 2.0 Ethereum Foundation, Buterin mengatakan bahwa dia mengharapkan peningkatan jaringan akan lebih cepat terlaksana.

“TLDR: penggabungan atau merge akan terjadi lebih cepat, PoS terjadi lebih cepat, Anda akan mendapatkan 100k TPS yang menarik lebih cepat lagi,” kata Buterin pada hari Rabu selama sesi AMA kelima foundation di ETH 2.0.

Jaringan Ethereum berulang kali mengalami periode kemacetan tinggi di berbagai titik selama bertahun-tahun, bergantung pada berbagai aplikasi dan lalu lintas terkait. CryptoKitties sempat memperlambat jaringan Ethereum pada tahun 2017. Dan kali ini, aktivitas keuangan yang terdesentralisasi atau yang biasa disebut DeFi juga telah menyebabkan kemacetan di blockchain Ethereum, yang pada akhirnya menyebabkan high fee atau biaya tinggi dan waktu konfirmasi yang cenderung lama dari rata-rata normalnya.

Ethereum 2.0 menghadirkan solusi pelebaran scala yang mampu meningkatkan jumlah transaksi per detik. Solusi ini juga akan memindahkan blockchain ke algoritma konsensus berbeda yang dikenal sebagai proof-of-stake. Meskipun transisi ini masih menghadapi sejumlah penundaan, tim mengatakan bahwa saat ini mereka menargetkan tanggal peluncuran ETH 2.0 Tahap 0 pada 1 Desember 2020.

Beberapa Rollup-centric upgrade, simplified merge, dan paralelisasi fase adalah beberapa revisi besar untuk roadmap ETH 2.0, menurut Buterin, yang memengaruhi hasil jaringan akhir. “Semua perubahan ini dirancang untuk mengurangi waktu hingga eth2 menjadi berguna bagi manusia,” kata Buterin.

Pelebaran skala, secara umum telah menjadi perdebatan hangat di ruang kripto, tidak hanya di Ethereum tetapi juga di beberapa aset lain, seperti Bitcoin.

Redaksi Bitcoin News Indonesia

Komentar

comments

Bitnami