NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
ATM Crypto Terus Alami Peningkatan, Jumlahnya Bertambah Deng...

Berita

ATM Crypto Terus Alami Peningkatan, Jumlahnya Bertambah Dengan Cepat

Pandemi virus corona hampir membuat semua sektor ekonomi global macet, terutama bisnis ritel fisik di daerah di mana tindakan karantina telah diberlakukan.

Namun, ada satu bisnis ritel fisik yang masih berkembang meskipun pandemi sedang berlangsung yaitu industri ATM crypto, yang saat ini mencatat rekor tingkat tertinggi instalasi unit baru, dan jumlah total ATM crypto telah mencapai 8.350, naik sebanyak 2.000 unit sejak awal tahun ini.

Menurut CoinATMRadar, frekuensi instalasi ATM crypto telah mengalami lonjak sejak turun di bawah 100 mesin baru per bulannya pada September 2019 silam. Menjelang Februari, tepat sebelum pandemi coronavirus menghancurkan ekonomi global, frekuensi tersebut mencapai rekor tertinggi dengan 346 unit instalasi ATM crypto dalam satu bulan.

Baca Artikel Lainnya: CoinJanitor Terus Beli Deadcoin Atau Koin Mati & Akan Memberikan Hadiah Sebesar 1 Juta Satoshi Sebagai Ucapan Terima Kasih!

Ketika pandemi melanda, frekuensi instalasi ATM crypto baru mengalami perlambatan, menjadi 304 per bulan di bulan April sebelum turun menjadi 282 per bulan di bulan Mei.

Namun, pemasangan perangkat ini meroket kembali dan menempati rekor tertinggi baru yaitu 371 unit pada bulan Juni ini. Secara harfiah, ekonomi global masih berantakan, dan sebagian besar dunia tetap berada di bawah berbagai tingkat pembatasan aktivitas akibat virus corona, namun hal ini tidak menyebabkan kendat sedikitpun dalam melakukan instalasi pemasangan unit ATM crypto daripada sebelumnya.

Hal ini tentunya sangat mengejutkan mengingat mesin-mesin ini sebenarnya cukup rentan kehilangan bisnis akibat virus corona.

Pertama, ada kemungkinan bahwa sejumlah besar toko ritel di mana mereka ditempatkan harus ditutup selama beberapa waktu selama pandemi masih berlangsung apalagi masuk zona merah, dan jika toko ditutup maka tidak ada yang dapat mengakses ATM crypto.

COVID-19 sudah menjadi momok besar di sebagian besar populasi dunia, yang telah menyebabkan beberapa orang benar-benar berdiam diri di rumah dan tidak meninggalkan rumah mereka, sementara yang lain hanya membatasi jumlah perjalanan yang mereka lakukan di luar seminimal mungkin. Kesimpulannya, orang-orang pada umumnya belum begitu siap untuk keluar rumah apalagi ke tempat umum, terutama untuk menggunakan ATM crypto yang mungkin sudah tersentuh orang lain, dan secara teoritis, efek ini seharusnya bisa menghambat industri ini.

Dari sudut pandang lain, mengapa industri ATM crypto terus berkembang. Penjelasan yang sangat mungkin adalah bahwa banyak orang yang bergantung pada ATM untuk mengonversi crypto ke uang tunai maupun sebaliknya untuk keperluan bisnis, dan orang-orang ini akan tetap menggunakannya tidak peduli bagaimanapun kondisinya.

Ini adalah berita bagus untuk ruang blockchain bahwa sektor ATM crypto tidak terhalang sama sekali oleh pandemi virus corona, karena mereka pada dasarnya adalah permainan dasar adopsi crypto global. ATM ini membantu menarik pengguna crypto baru, meningkatkan permintaan di pasar spot Bitcoin, dan memfasilitasi transaksi tunai-ke-crypto secara instan dan mudah dan sebaliknya yang membuat mata uang crypto lebih menarik untuk digunakan sebagai mata uang.

Terus berkembangnya ATM crypto merupakan secercah harapan di ruang crypto, karena selama mereka terus berekspansi di seluruh dunia dengan cara yang semakin cepat, maka adopsi crypto dan nilai Bitcoin akan meningkat dengan laju percepatan jangka panjang yang sangat sehat dan baik.

Baca Artikel Lainnya: Nasib Crypto, Bank Sentral Cetak Uang Besar-Besaran

Redaksi Bitcoin News Indonesia

Komentar

comments

Bitnami