NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
3 Perkara Yang Di Inginkan Oleh Investor Institusi Sebelum M...

Berita Blockchain

3 Perkara Yang Di Inginkan Oleh Investor Institusi Sebelum Masuk Ke Ruang Crypto

Selain membahas teknologi blockchain, perkembangan teknologi blockchain serta finansial atau keuangan, investor institusi juga sempat dibahas pada acara BlockShow Asia 2019.

Dalam sebuah panel diskusi yang berjudul “Membuka Penghasilan Pada Aset Cryptocurrency – Mendorong Institusi Untuk Masuk Ke Industri,” sejumlah pemimpin crypto ikut berdiskusi tentang bagaimana membuat teknologi keuangan dapat diakses oleh entitas keuangan arus utama. Para pembicara termasuk Jasper Lee – Managing Director eToro Group Asia; Justin Chow – Kepala Pengembangan Bisnis Asia Cumberland; Saharan Nair – Chief Business Officer CoinSwitch; dan Ben Zhou – salah satu pendiri dan CEO Bybit.

Dimoderatori oleh pendiri DataDash Nicholas Merten, panel diskusi tersebut membahas peran dari investor institusional dalam dunia crypto, dan tantangan yang dihadapi para investor ini saat memasuki ruang crypto.

Justin Chow mengatakan:

“Kustodian, likuiditas, dan peraturan adalah tiga keinginan investor institusi sebelum masuk ke ruang crypto.”

Panelis lain juga setuju bahwa apa yang disebutkan oleh Justin Chow adalah katalisator penting, dan menunjukkan bahwa minat institusional dalam investasi kripto semakin hari juga semakin meningkat.

Poin penting lain dari diskusi tersebut terjadi ketika Merten bertanya kepada panelis negara mana yang melakukan upaya terbaik untuk mengadopsi cryptocurrency. Jasper Lee mengatakan, “Negara mana yang lebih baik benar-benar tergantung pada jenis bisnis apa yang ingin Anda fokuskan. Misalnya, jika Anda berada di ritel, Anda tidak akan pergi ke Hong Kong. Anda mungkin akan mengambil lisensi island.”

Ben Zhou ikut berkomentar: “Dari sudut pandang pertukaran/bursa, kami fokus pada klien ritel. Kami terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya dan kami memiliki kantor pusat di Singapura – pemerintah Singapura terbuka untuk teknologi crypto dan blockchain. Tapi saya akan senang jika kerangka kerja benar-benar ada di AS, setidaknya tentang cara mendapatkan lisensi yang tepat sehingga kita benar-benar bisa masuk ke pasar. Kami tahu ini pasar yang sangat besar, tetapi kami tidak bisa menyentuhnya.”

Saharan Nair juga ikut berkomentar bahwa regulator harus membuat cryptocurrency mudah untuk digunakan: “Regulasi harus dirancang untuk apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh para penggunanya.” (Cointelegraph)

Fajar Himawan

Komentar

comments

coinmag

Trader, Analis Bitcoin dan Altcoin, Chemical Engineer

Bitnami