Bursa crypto Binance berencana untuk melakukan sebuah upgrade sistem terjadwalnya yang akan menonaktifkan kegiatan deposit, penarikan dana, dan perdagangan atau trade besok selama kira-kira enam hingga delapan jam lamanya, menurut pengumuman resmi yang diterbitkan pada 14 Mei 2019.

CEO bursa Binance, Changpeng Zhao (CZ), telah mengumumkan bahwa platform tersebut berencana untuk membuka kembali secara penuh kegiatan deposit dan penarikan dana-nya pada hari ini, yang telah ditangguhkan setelah terjadi peretasan pada platform tanggal 7 Mei 2019 kemarin. Peretasan itu mengakibatkan pencurian dana sekitar 7.070 bitcoin (BTC) dari hot wallet bursa – bernilai lebih dari 577,6 Milyar Rupiah pada saat itu.

Menurut posting, upgrade sistem akan dimulai besok pada tanggal 15 Mei pukul 03:00 pagi (UTC), deposit, penarikan dana hingga layanan perdagangan atau trade tidak akan beroperasi selama fase upgrade.

“Setelah upgrade selesai, kami akan membuat pengumuman selanjutnya dan memberi pengguna waktu selama 30 menit untuk membatalkan pesanan, deposit, penarikan dana, dan menggunakan semua fungsi terkait akun lainnya sebelum sesi perdagangan dibuka kembali.”

Sejauh ini, CZ telah membuka AMA live pasca-hack, garis besarnya untuk mencari langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencegah pelanggaran keamanan di masa depan nanti dan mencari petunjuk lebih lanjut dari kasus yang sedang berlangsung.

Publik dan komunitas crypto secara luas terus bereaksi secara positif terhadap respon Binance dan CZ terhadap insiden besar tersebut.

Binance merupakan bursa pertukaran terbesar kedua secara global, volume perdagangan harian selama 24 jam terakhir naik sebanyak 60%.

Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran harga $ 8.000 saat ini.

May 14, 2019Fajar Himawan

comments