Penurunan pasar mata uang kripto kini sedang terjadi, sebagian besar penjualan Bitcoin bersumber dari skema Ponzi China yang senilai 3 miliar dollar AS.

Pada 14 Agustus 2019, Dovey Wan – founding partner perusahaan investasi yang berbasis blockchain Primitive Ventures – menunjuk pada aksi jual massal dari skema investasi bodong di China, yang dijuluki PlusToken.

1. PlusToken started in mid 2018, was a pure ponzi with a wallet front with offers “high yield investment return”. It has 4 layers of membership structure, each will get diff % of rebate. In early 2019, it claimed its membership has over 10M

And attached are its addresses pic.twitter.com/KcMRfXRp79

— Dovey Wan 🗝 🦖 (@DoveyWan) August 14, 2019

Banyak Investor Yang Tertipu Dan Alami Banyak Kerugian

Seperti yang dijelaskan oleh Dovey Wan, PlusToken ini dibuat pada pertengahan 2018 lalu dan menjanjikan pengembalian investasi dengan hasil yang tinggi – struktur skema Ponzi atau investasi bodong klasik. Di awal 2019 ini, proyek tersebut mengklaim sudah memiliki lebih dari 10 juta investor.

Wan juga melampirkan beberapa data terkait alamat dompet – termasuk Bitcoin (BTC), Ether (ETH) dan EOS – yang diketahui berhubungan dengan PlusToken dan segera meminta bursa serta platform global untuk memasukkannya ke dalam blacklist.

Dia juga mengatakan bahwa polisi China juga sedang melakukan pencarian anggota tim inti penipuan tersebut dari dua bulan yang lalu dan polisi setempat mengatakan bahwa semua investor telah tertipu dan alami kerugian total 3 miliar dollar AS.

Selain alamat dompet, Wan juga telah melampirkan beberapa data investigasi tambahan dari firma audit keamanan Peckshield yang menguak aliran uang dari dompet PlusToken pada awal Juli lalu, tanggal dimana penjualan diperkirakan bermulai:

4. A security audit firm Peckshield has done a graph analysis of the money flow from PlusToken’s wallet in early July, and figured out abt total ~1000 has gone into Bitrrex and Huobi. So basically the sells off has started around early July pic.twitter.com/uDXw1vt38t

— Dovey Wan 🗝 🦖 (@DoveyWan) August 14, 2019

Aksi Jual Yang Terus Berlangsung

Tersangka pemegang kunci alamat BTC, ETH dan EOS sampai saat ini belum berhasil di tangkap, dan sampai saat ini belum ada satupun yang dapat menghentikan tersangka tersebut untuk terus melakukan aksi jual.

Peckshield dan perusahaan analisis blockchain Chainalysis menganalisis dan melacak aliran dana lebih detail lagi, mengatakan bahwa PlusToken tampaknya memindahkan dana mereka dalam jumlah kecil 50-100 BTC ke setiap bursa.

Seorang trader Cina mengklaim bahwa dirinya melihat alamat yang tidak dikenal dalam beberapa hari terakhir yang telah melakukan penjualan sebesar 100 BTC tanpa henti di bursa crypto Binance, Wan mencurigai alamat tersebut ada hubungannya dengan kasus investasi bodong tersebut.

Skema investasi bodong PlusToken diidentifikasi sebagai insiden tunggal dengan kerugian terbesar pada tahun ini 2019.

Aug 15, 2019Fajar Himawan

comments