Level support 10.000 dollar AS tidak kuat menahan tekanan jual market

Setelah mengalami tekanan jual dan kembali naik selama beberapa hari ini, Bitcoin akhirnya turun kembali dan menghadapi tekanan jual kembali. Bitcoin berada di wilayah genting dan tak mampu mempertahankan level supportnya di level harga 10.000 dollar AS, yang akhirnya harus jatuh ke level harga 9.600 dollar AS.

Para analis sekarang semakin yakin bahwa tekanan jual akan terus berlangsung yang dapat membawa Bitcoin terus turun ke level harga 7.000 dollar AS, namun perlu diingat bahwa penurunan harga ini dapat memicu uptrend utama lainnya yang memungkinkan BTC untuk menutup tahun 2019 dengan harga yang tinggi.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan pada harga 9.800 dollar AS, naik dari posisi terendah 24 jamnya 9.600 dollar AS yang tersentuh kemarin.

Penurunan harga Bitcoin kali ini dipicu oleh tekanan jual yang kuat sehingga hal ini memicu aksi jual di pasar yang membawa BTC turun ke level harga saat ini.

Josh Rager, seorang analis cryptocurrency, berbicara mengenai pergerakan harga terakhir ini dalam sebuah tweet, Ia menjelaskan bahwa 9.900 dollar AS merupakan level harga utama yang harus dipertahankan dan ditembus BTC, atau jika tidak maka penurunan harga akan segera terjadi dekat-dekat ini.

“Itu cepat. $ BTC perlu bertahan di atas harga 9906 dollar AS atau akan memicu pengujian ulang di level harga 9600 dollar AS,” kata Rager sambil merujuk pada grafik di bawah ini.

$BTC zooming in on the hourly looks like price is retesting the resistance above at $10,146If price continues to retest this area, can see a good chance of it breaking and moving up to $10,586

Only a breakdown at this level will likely lead back to the $9600s pic.twitter.com/1A8TUsBXG5

— Josh Rager 📈 (@Josh_Rager) July 25, 2019

Apakah BTC Bakalan Turun Terlebih Dulu Sebelum Mengalami Garis Uptrend Barunya?

Yang perlu kita garis bawahi, sepertinya bear lebih unggul kali ini, ini artinya Bitcoin akan turun lebih lanjut lagi dalam waktu dekat ini sebelum mengalami kenaikan harga atau bull run dan memimpin crypto untuk meroket kembali.

RJ, seorang analis cryptocurrency lainnya, berbicara tentang kemungkinan ini dalam sebuah tweet, Ia yakin bahwa tren naik berikutnya akan dimulai pada bulan September.

“Pandangan makro saya terhadap $ BTC: Berharap Juli + Agustus melambat dan mengombak. Uptrend lanjutan pada September dengan gerakan kuat September/November. Zona yang diminati: Pembelian dengan terburu-buru di level 9K dan 8K akan mengalami guncangan. Area masuk ideal 7K ~ 8K. Target naik 16K, jika terus tembus kita akan mencari ATH baru,” jelasnya.

My $BTC macro viewExpecting a slow and choppy July + AugustUptrend continuation in September with strong moves Sep/Nov– Zones of interestRushing 9K and high 8K buyers to get shaken outIdeal entry area high 7K ~ low 8K

Upside target 16K, if broken we will gun for a new ATH pic.twitter.com/0pgomqoo16

— RJ (@RJ_Killmex) July 24, 2019

Ini hanya sebatas pandangan dari para analis, dan ini belum tentu benar. Pergerakan harga pada minggu ini yang akan menentukan kemana arah Bitcoin selanjutnya, apakah Bitcoin mampu menembus level harga 10.000 dollar AS kembali dan Naik menuju ATH baru, ataukah BTC akan terus turun hingga mencapai harga terendah barunya sebelum naik kembali. Kita akan mengetahui gerakan BTC selanjutnya setelah hal ini benar-benar terkonfirmasi.

Jul 26, 2019Fajar Himawan

comments