Selama beberapa bulan terakhir, bursa pasar pertukaran Bitcoin Jepang membawa momentum kenaikan untuk pasar pertukaran Bitcoin secara global, mendorong pertumbuhan harga Bitcoin ke level tertinggi yang baru. Dalam jangka waktu 30 hari, harga Bitcoin meningkat dari $ 1.200 menjadi $ 1.760.

Baca juga: Foundation NEM Umumkan Ketersediaan iOS App NEM di App Store

Kami akan memberikan liputan mengenai kinerja dan pengaruh pasar bursa Jepang yang luar biasa ini. Permintaan terhadap Bitcoin di Jepang meningkat secara signifikan menyusul legalisasi Bitcoin dan penerimaan pembayaran Bitcoin oleh peritel elektronik Bic Camera yang paling berpengaruh di negara tersebut.

Serta, beberapa perusahaan multi-miliar dolar besar yang telah mengumumkan peluncuran pertukaran Bitcoin dan pertukaran mata uang digital mereka secara independen.

Salah satu masalah atas lonjakan harga Bitcoin adalah tidak adanya biaya di bursa pertukaran Bitcoin Jepang. Beberapa analis menduga bahwa keputusan pasar bursa Jepang untuk mengecualikan biaya dapat memiliki dampak yang sama dengan bursa pertukaran Bitcoin China di pasar global.

Dalam sebuah wawancara, dua bursa Bitcoin terbesar di Jepang QUOINE dan BitFlyer menjelaskan bahwa pasar pertukaran Bitcoin Jepang sebenarnya memiliki biaya di tempat. Yuzo Kano, CEO BitFlyer, bursa Bitcoin terbesar di dunia yang menguasai lebih dari 67 persen pangsa pasar pertukaran Bitcoin Jepang menyatakan:

“Kami mengenakan biaya perdagangan untuk BTC dan ‘swap point’ untuk FX. Jadi ini situasi yang berbeda dari China. Kami melihat dana yang masuk tidak hanya ke BTC tapi juga ke semua pasar kripto.”

Mike Kayamori, CEO QUOINE, yang juga menguasai sekitar 10 persen pangsa pasar pertukaran Bitcoin Jepang lebih jauh menekankan bahwa biaya dikenakan untuk semua pedagang selain perdagangan spot BTC/JPY. Dengan demikian, klaim analis bahwa saat ini ada ketidakstabilan harga Bitcoin karena rendahnya biaya atau tidak adanya biaya di pasar pertukaran Bitcoin Jepang adalah kabar palsu.

Kayamori mengatakan:

“Pada QUOINE, kami mengenakan biaya untuk semua perdagangan selain spot trading BTC/JPY. Setiap pair mata uang lainnya, serta margin trading, semua ada biayanya.”

Jon Southurst, seorang jurnalis yang berbasis di Tokyo, mencatat bahwa investor yang berprofil tinggi dan institusional bersama dengan pedagang kasual mencari alternatif investasi seperti Bitcoin karena praktik pelonggaran kuantitatif pemerintah.

Bursa Pertukaran Jepang Mengatakan Volume Secara Nyata Telah Mendorong Harga Bitcoin Untuk Naik

May 11, 2017Fajar Himawan

comments