Bitcoin telah diperkenalkan ke dunia oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2008, dan sekarang untuk pertama kalinya, dalam sejarah perjalanan ruang angkasa telah dibuat dengan mata uang digital.

Genesis Mining, perusahaan tambang cloud bitcoin, baru-baru ini melakukan transaksi keuangan peer-to-peer pertama di ruang angkasa.

Baca juga: Coinsecure Bermitra Dengan OKLink Untuk Membawa Teknologi Blockchain Yang Berbasis Remitansi/Pengiriman Uang Ke Negara India

Selain mendidik dan menyadarkan masyarakat mengenai mata uang digital, Genesis Mining memutuskan untuk mengirimkan bitcoin ke ruang angkasa yang merupakan cara sempurna untuk mencapai tujuan ini.

Marco Streng, CEO dan pendiri Genesis Mining berbicara kepada Bitcoin Magazine salah satu media berita Bitcoin ternama, masyarakat Bitcoin mulai menggunakan slogan “ke bulan/to the moon” ketika pertumbuhan mata uang digital dengan cepat meningkat. Bagi perusahaan, ini adalah cara mereka mengatakan bahwa mereka pikir ambisi ini akan terjadi secara nyata.

“Kami berharap nilai dan nilai itu kembali ke dunia yang akan terus tumbuh dan kami percaya bahwa tidak ada batas untuk sebuah keberhasilan,” kata Streng.

Dengan meningkatnya minat dalam program ruang privasi dan peningkatan kemungkinan dalam ruang pariwisata, Genesis Mining memutuskan untuk menunjukkan bagaimana bitcoin itu mudah yaitu dalam penggunaannya dengan mengirimkannya ke ruang angkasa. Streng menambahkan, bahwa mengirimkan bitcoin ke bulan itu sendiri masih jauh dari jangkauan mereka untuk saat ini.

“Sementara kita tahu bahwa untuk mengirimkan bitcoin ke bulan mungkin terbukti sulit dalam waktu yang sangat singkat ini, near space adalah pencapaian yang cukup besar untuk cryptocurrency jadi kami memutuskan untuk mengejar proyek tersebut,” katanya.

Dikelilingi oleh tanaman hijau nan subur di bukit-bukit dan langit biru dari Sheffield, Inggris, Tim tersebut telah menerbangkan balon cuaca yang membawa bitcoin 3D dan dompet Bitcoin ke luar angkasa. Awalnya, tujuannya adalah untuk menembus 20 km, yang berada di atas Batas Armstrong (ketinggian luar di mana manusia tidak bisa hidup tanpa jas tekanan), dan mengirim dompet bitcoin.

Di luar angkasa, ada berbagai lapisan. Apa yang dikenal sebagai ” near space ” yang merupakan wilayah atmosfer bumi yang ada di antara 20 dan 100 km (65.000 dan 328.000 kaki) di atas permukaan laut. Batas Armstrong kira-kira pada 20 km, namun wilayahnya meluas sampai ke Karman Line, di mana luar angkasa dimulai dan Astrodynamics mengambil alih dari aerodinamis untuk penerbangan yang akan dicapai.

Setelah balon cuaca tersebut mencapai ketinggian 20 km, tim Genesis Mining akan mengirim satu bitcoin ke dompet yang telah di letakkan di balon cuaca tadi.

“Kami berharap balon cuaca bisa terbang lebih tinggi lagi (lebih dari 30 km)” kata Streng. “Mitra kami mengatakan bahwa 34 km akan menjadi tinggi yang optimal dan itu adalah sinyal bagi kita untuk mengirim koin kedua.”

Bagi tim, mengirim bitcoin ke ruang angkasa akan sangat membantu untuk meningkatkan kesadaran tentang mata uang digital dan menunjukkan kemudahan dalam penggunaannya.

“Kami percaya pada teknologi yang menjadi kendaraan untuk membuat hidup kita yang lebih baik lagi. Bitcoin dapat menjadi bagian dari perusahaan ruang angkasa swasta yang menjadi suatu langkah yang akan terus berkembang”kata Streng.

Saksikan video dari peluncuran bitcoin ke near space di sini:

Ikuti Twitter Bitcoinnewsindo untuk update berita bitcoin, blockchains dan cryptocurency lainnya.

Pertama Kalinya Di Dunia: Genesis Mining Perusahaan Pertambangan Bitcoin Mengirimkan Bitcoin Ke Ruang Angkasa

Sep 28, 2016Fajar Himawan

comments