Pemilih saham berpengalaman Ronnie Moas, yang telah menghasilkan 900 rekomendasi saham dalam 13 tahun terakhir, mengatakan bahwa harga Bitcoin akan meningkat dua kali lipat menjadi $ 5.000 di tahun 2018 nanti, dan akan mencapai angka $ 25.000-50.000 secara mengejutkan dalam sepuluh tahun ke depan.

Menurut laporan dari Bloomberg, Moas mengatakan bahwa ramalannya itu hanya untuk tujuan informasi saja.

Baca juga: Bursa Pertukaran Bithumb DI Korea Diduga Mengalami Kerugian Uang Sebanyak Jutaan Won Korea Karena Mengalami Peretasan

Prediksi Moas ini merupakan salah satu wujud dari populernya mata uang digital di dunia investasi.

Fakta, investor ekuitas yang tidak memiliki keterlibatan sebelumnya dalam dunia kriptocurrency sekarang mulai mengevaluasi dan bertaruh pada kriptocurrency seperti Bitcoin, Litecoin, dan Ethereum, serta aset Blockchain lainnya.

Bullish Bitcoin

Harga Bitcoin telah meningkat sebanyak dua kali lipat dan mencapai puncak pada harga 3.000 USD dari bulan Januari sampai Juli 2017. Alasan di balik kenaikan harganya ini dimulai dari adopsi/penerapan yang terus mengalami kenaikan/perkembangan di pasar komersial dan peningkatan dukungan oleh sejumlah lembaga keuangan.

“Hanya ada 21.000.000 bitcoin yang beredar dan dunia akan memperebutkan 21 juta koin itu karena kepercayaan pada mata uang digital dan investasi lainnya memburuk.”

Moas, mengklaim bahwa ada kemungkinan “gelembung” di pasar kriptocurrency dalam waktu dekat.

Dalam jangka panjang, pemetik saham berpengalaman dan analis ini mempertahankan pandangan yang sangat bullish, yang menyatakan bahwa ada potensi untuk mencapai pembalikan ke dalam tiga digit kembali.

Ikuti Twitter Bitcoinnewsindo untuk update berita bitcoin, blockchains dan cryptocurency lainnya.

Bloomberg: Analis Saham Memprediksi Harga Bitcoin Bisa Mencapai $ 50.000 Dalam Kurun Waktu 10 Tahun

Jul 6, 2017Fajar Himawan

Komentar

comments