Dalam beberapa pekan terakhir telah muncul serangkaian aktivitas ICO dipasar kripto-dana yang semakin populer, dengan sejumlah besar peluncuran Altcoin sukses. Yang paling sukses yaitu Ethereum yang meningkatkan sebanyak $ 18 juta, yang kini memegang cap pasar sebesar $ 1 milyar, Waves meningkatkan sebanyak $ 16 juta, Lisk $ 10 juta dan beberapa lainnya saat sedang inflight, termasuk Lykke.

Baca juga: Kru ARK mengumumkan Rilis Resmi Pembukaan ARK Blockchain Kode di GitHub

Dengan shenanigans profil yang tinggi pada DOA selama ICO beberapa bulan yang lalu, dan berusaha melakukan skema penipuan aneh yang telah dilaporkan dalam pers Blockchain, minat pada ICO tampaknya lebih baik dari sebelumnya.

Jadi bagaimana pandangan Anda dalam melihat kesempatan yang baik ini? Bagaimana investor mengidentifikasi apakah iya atau tidaknya tim manajemen mengarah ke sesuatu yang baik bagi investor, memiliki sesuatu yang nyata dan informasi yang diberikan secara akurat dan realistis – atau merupakan ICO yang hanyalah langkah tanpa visi jelas, tidak lebih dari sebuah langkah buta dari sebuah ide bisnis?

Konsep ICO sangatlah sederhana. Dengan mendownload dari Bitcoin kode sumber terbuka Anda untuk mendapatkan Altcoin – alternatif koin – yang digunakan sebagai token yang mendasari dalam mendukung gerakan dan transfer nilai diantara pengguna di jaringan Blockchain. Manajemen yang dialokasikan koin baru, pada tahap ini token dibagikan kepada  para investor, yang dapat mengambil manfaat dari peningkatan nilai mereka sebagai bisnis baru pelanggan dan/atau koin baru yang akan diperdagangkan.

Namun dengan adanya 800 + cryptocurrencies yang telah beredar, bagaimana cara Anda melihat pemenang di banyaknya pesaing lain?

ICOS bukan untuk para pengecut atau pemula yang baru pertama kali menjadi investor. Hal ini penting untuk diketahui bagaimana jalannya teknologi dan memahami masalah bisnis-bisnis baru Blockchain. Awalnya token, sebagai koin baru, memiliki nilai yang ditempatkan oleh tim manajemen untuk mencerminkan jumlah modal mereka sebagai daya tarik utama.

Ulas Kembali Dan pertimbangkan

Untuk menghindari perangkap, langkah ulas kembali dan mempertimbangkan itu perlu kita lakukan. Ingat aturan dasar Prof. Steve Blank. Tanyakan pada diri Anda: apa masalah bisnis memecahkan proposisi investasi?

Bagaimana Anda akan membelanjakan uang Anda untuk membangun ide dari bawah ke atas atau apakah tim manajemen memiliki sesuatu yang mereka sudah bisa tunjukkan, solusi pra-produksi, aset?

Apakah rencana bisnis ini kredibel dan apakah hal itu memberikan kejelasan tentang bagaimana proposisi mereka bekerja dan mengapa pelanggan akan membelinya?

Perhatikan tim manajemen, mereka memenuhi syarat dan apa pengalaman yang mereka miliki dalam memulai dan menjalankan bisnis?

Apakah ada informasi yang cukup yang menjadi dasar keputusan investasi Anda?

Ekosistem Pendanaan Yang Baru

ICOS adalah evolusi crowdfunding – banyak sekarang yang menyebutnya sebagai pendanaan-kripto  dan menurut teori sangat tepat untuk waktu sekarang, yang membantu untuk membiayai munculnya teknologi baru yang disebut Blockchain.

Namun perlu diingat bahwa ICO masih belum memiliki peraturan, koin baru yang memiliki nilai nol dari awal dan banyak platform yang menawarkan ICO dengan tidak melakukan banyak due diligence dan beberapa lagi tidak melakukan apapun.

Namun ada daftar panjang pendanaan sukses yang menggunakan Penawaran Coin Perdana – seperti Ethereum, NXT, Mastercoin, Madesafecoin, Waves, Lisk, DigixDOA, NEM Synereo, Bitshares, Factom dan masih banyak lagi, dengan lebih dari 40 + rencana pada tahun 2017.

Dengan tingkat general investasi di Blockchain melalui modal ventura tradisional dalam enam bulan terakhir, kita melihat ICO sebagai bagian dari ekosistem pembiayaan yang baru atau sebuah solusi sementara?

ICO memiliki peranan yang penting di area ini, namun untuk berapa lama sih, tidak ada yang tahu akan hal itu.

Gambar: GettyImages

Ikuti Twitter Bitcoinnewsindo untuk update berita bitcoin, blockchains dan cryptocurency lainnya.

Penawaran Coin Perdana: Cara Membedakan Antara Yang Baik, Buruk Dan Jelek

Nov 29, 2016Fajar Himawan

Komentar

comments