JPMorgan kini sedang mengejar hacker komputer dan skema penipuan besar beberapa waktu yang lalu. Ternyata, salah seorang warga negara Amerika telah terlibat dalam kasus skema ini. Joshua Aaron ditangkap pada hari Rabu setelah memasuki wilayah AS dari negara Rusia. Penerbangan ini merupakan bagian dari ekstradisi ke Amerika Serikat, di mana ia akan menghadapi beberapa tuduhan kasus penipuan.

Baca juga: Bursa Pertukaran Bitcoin BTC-e Terkena Serangan DDOS

Sebanyak sembilan orang berada di bawah penyelidikan karena keterlibatan mereka dalam kasus hack/peretasan terhadap lembaga keuangan bersangkutan. Pelanggaran data ini, diungkapkan oleh JPMorgan yang telah dilacak dari tahun 2014, catatan pelanggan dari 83 juta rekening telah dicuri. Selama hampir dua tahun penuh masa penyelidikan berlangsung, sembilan tersangka telah diidentifikasi, termasuk Joshua Aaron.

Yang lebih merepotkan lagi adalah skema ini berawal pada tahun 2007. Lebih dari 100 juta orang telah memiliki masalah pada informasi pribadi mereka selama tujuh tahun. Sebagai bagian dari skema ini, harga saham dipompa naik melalui email promosi palsu. Selain itu, para penjahat ini juga menggunakan informasi untuk menjalankan sebuah kasino online dan bahkan mengoperasikan sebuah bursa pertukaran Bitcoin secara ilegal.

Untuk saat ini, masih belum jelas Bursa pertukaran Bitcoin ini dijalankan oleh siapa. Belum ada informasi akurat mengenai hal ini untuk sementara waktu, dan spekulasi mengenai kasus ini masih kalang kabut untuk saat ini.

Para penggemar Cryptocurrency menyayangkan keterlibatan transaksi Bitcoin dalam kasus ini. Pada saat yang sama, ini adalah contoh lain mengapa bitcoin bukanlah mata uang yang cocok untuk kegiatan kriminal. Bertentangan dengan apa yang kebanyakan orang percaya, Bitcoin terlalu transparan untuk menyembunyikan jejak uang yang mengalir.

Gambar: Userscontent2

Ikuti Twitter Bitcoinnewsindo untuk update berita bitcoin, blockchains dan cryptocurency lainnya.

JPMorgan Mengejar Hacker Yang Diduga Kuat Membawa Lari Bitcoin Dari Bursa Pertukaran

Dec 18, 2016Fajar Himawan

Komentar

comments