Bitcoin dan teknologi yang mendasari blockchain telah memikat para pemikir di seluruh dunia, namun tidak semua orang cepat untuk melihat potensi tersebut.

Karena sebagian menganggap sebagai ancaman terhadap ekosistem keuangan tradisional, lembaga-lembaga ini telah menanggapi dengan kritik tajam dan skeptisisme yang mendalam untuk kemajuan teknologi ini.

Sementara lembaga-lembaga utama menemukan bahwa bitcoin itu mungkin bermasalah sebagai mata uang, mereka tampaknya semakin percaya bahwa blockchain, sebagai protokol yang mengelola dan memfasilitasi pertukaran bitcoin, menawarkan manfaat lebih bagi sistem database tertutup mereka.

Dengan pemikiran ini, para pemain lembaga keuangan besar telah mulai untuk maju dengan membahas percobaan terhadap blockchain bitcoin dan buku besar desentralisasi lainnya.

Berikut adalah delapan lembaga keuangan terbesar yang berminat untuk merangkul Bitcoin dan Blockchain:

Salah satu bank Perancis lainnya yang terfokus pada pengembangan Bitcoin.

Société Générale (SocGen) memposting listing pekerjaan pada 2 Juli untuk “pengembang IT pada bidang bitcoin, blockchain dan cryptocurrencies”.

Menurut postingan, peran tersebut akan memerlukan penelitian dan pengembangan yang melibatkan cryptocurrencies dan blockchain.

Citi telah mengatakan bahwa pemerintah Inggris mempertimbangkan untuk membuat mata uang digital sendiri melalui Freedom of Information Request (FOI).

Ken Moore, kepala Inovasi Labs Citi, mengatakan kepada International Business Times bahwa bank delapan terbesar dunia – telah mempelajari teknologi buku blockchain yang didistribusikan untuk beberapa tahun terakhir.

Moore juga mengungkapkan bahwa bank telah membangun tiga sistem blockchain dan menguji cryptocurrency mereka sendiri – Citicoin.

Bank investasi UBS Swiss mengumumkan membuka laboratorium riset teknologi blockchain di salah satu distrik keuangan utama London awal tahun ini.

“Lab inovasi kami di Level 39 akan menyediakan platform yang unik untuk mengeksplorasi teknologi yang berkembang seperti blockchain dan mata uang digital untuk memahami dampak potensial untuk industri.”

Berita itu menyusul setelah publikasi laporan ekstensif UBS ‘Maret 2014, yang menguraikan tentang manfaat luas pengadopsian teknologi bitcoin.

Bulan lalu, Barclays, bank multinasional Inggris mengungkapkan rencana untuk menggunakan teknologi bitcoin.

“Di balik [bitcoin] terletak teknologi blockchain dan saya berpikir bahwa akan sangat transformatif.”

Goldman Sachs menerbitkan laporan tentang mata uang digital tahun lalu yang menyoroti potensi teknologi blockchain.

Perbankan raksasa Spanyol telah bereksperimen dengan teknologi blockchain.

“Kita tidak harus difokuskan pada penerapan mata uang digital. Teknologi yang mendasarinya sangatlah kuat dan saya pikir bahwa kita akan melihat adopsi teknologi yang lebih cepat.”

Anju Patwardhan, chief innovation officer di Standard Chartered, baru-baru ini turun ke LinkedIn untuk berbagi pendapatnya pada blockchain bitcoin, menekankan bagaimana itu bisa membantu mengurangi kartu kredit, transfer uang dan biaya pengiriman.

Jul 28, 2015Fajar Himawan

Komentar

comments