Harga Darkcoin meningkat sepanjang sesi perdagangan kemarin dari harga terendah 0,01189 BTC dan sekitar 0,01300 BTC di Cryptsy. Jika gelombang bullish saat ini berlanjut, kita bisa melihat kenaikan harga darkcoin untuk menguji 78,6% Fibonacci retracement dalam beberapa hari.

Dengan mempelajari grafik 1 jam Cryptsy (DRK/BTC) dari bitcoinwisdom.com dan memplot 10 jam EMA (kurva hijau) dan 20 jam EMA (kurva oranye) (lihat tabel di bawah), kita dapat menyimpulkan sebagai berikut:

  • Harga DRK saat ini lebih tinggi dari 10 jam dan 20 jam EMA yang mencerminkan tren bullish pasar saat ini, sehingga kita dapat melihat kenaikan harga untuk menguji level resistance 0.014 BTC dalam 48 jam ke depan atau lebih.
  • downwards shadows yang panjang pada candlestick pada grafik 1 jam mencerminkan daya beli yang kuat dari pasar saat ini. Di sisi lain, kita tidak dapat melihat upwards shadows yang panjang sehingga harga kemungkinan akan terus meningkat.
  • Volume perdagangan hari ini relatif lebih rendah dibandingkan kemarin yang menunda kenaikan harga DRK beberapa jam sampai volume perdagangan yang cukup untuk menjaga momentum ke atas.

Dengan mempelajari grafik 1 hari Cryptsy (DRK/BTC) dari bitcoinwisdom.com dan memplot Volume On-Balance (OBV) osilator, kita dapat menyimpulkan sebagai berikut:

  • Sebuah tren bullish baru dimulai pada tanggal 24 Februari dan mendorong harga melewati level resistance di 0,012102 BTC dan akan terus mendorong harga ke atas untuk mencoba menguji 78,6% Fibonacci retracement di 0,013892 BTC.
  • OBV sekarang sloping upwards yang mencerminkan kekuatan volume beli pasar yang mendukung kelanjutan dari tren bullish saat ini.

Kesimpulannya:

Harga Darkcoin terus naik kemarin untuk merekam harga tertinggi 0,01300 BTC. Analisis teknis kami memprediksi kelanjutan dari gelombang bullish saat ini sehingga kita bisa melihat harga DRK menguji level resistance 0.013892 BTC selama 48 jam ke depan.

Charts from Cryptsy

Source : http://newsbtc.com/2015/03/01/darkcoin-price-technical-analysis-132015-dark-rising/

Mar 1, 2015Fajar Himawan

Komentar

comments