Meskipun tanda-tanda keruntuhan dunia keuangan terlihat jelas akhir-akhir ini, masih banyak pemain keuangan yang melaporkan keuntungan tahunannya yang masih sehat selama beberapa akhir tahun ini. MasterCard adalah salah satu perusahaan yang melihat 11,1 persen kenaikan keuntungan hasil dari layanannya, karena volume pembelian yang meningkat selama kuartal akhir 2015. Ini adalah informasi yang menarik, terutama ketika perusahaan tersebut tertarik pada teknologi blockchain dan Bitcoin sekaligus.

Setiap kali penerbit kartu kredit melaporkan laporan pendapatan di setiap kuartal, selalu ada faktor-faktor tertentu untuk dipertimbangkan. 

Kenaikan 11,1 persen pada keuntungan kuartalan cukup luar biasa, terutama ketika mempertimbangkan bagaimana konsumen di seluruh dunia masih merasakan efek dari krisis keuangan tahun 2007 sampai hari ini. Konsumen lebih sadar keuangan mereka hari ini, meskipun masih ada banyak pembelian impuls terjadi di setiap kali penjualan atau liburan.

Dengan keuntungan bersih US $ 890.000.000 selama Q4 2015, MasterCard melihat peningkatan besar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014. Secara total, ada US $ 89.000.000 pada perbedaan laba bersih, yang menyebabkan peningkatan harga saham individual  sebesar US $ 0.10. Tak perlu dikatakan lagi, investor akan lebih senang dengan berita ini.

Penghasilan ini setara dengan proyeksi yang dibuat oleh para ahli keuangan di awal 2015. Bahkan, proyeksi memperkirakan 79 sen per saham dengan nilai akhir di 2015.

Dengan peningkatan 12 persen pada volume transaksi nasabah, kartu kredit yang dikeluarkan oleh MasterCard menjadi metode pembayaran pilihan di seluruh dunia.

Tidak seperti kartu plastik, Bitcoin telah menawarkan pembayaran lintas batas selama bertahun-tahun hingga sekarang. Perbedaan utama antara Bitcoin dan Mastercard adalah bagaimana pengenaan biaya transaksi yang lebih rendah. Plus, tidak ada perantara yang terlibat dalam Bitcoin, menempatkan pengguna akhir dalam kontrol penuh dari keuangan mereka setiap saat.

MasterCard secara terbuka menyatakan minat mereka dalam teknologi blockchain. Merangkul buku/ledger terpusat akan memungkinkan untuk solusi pembayaran yang lebih murah, serta mengurangi biaya overhead. Selain itu, juga akan bermanfaat untuk pedagang karena mereka dapat menerima dana lebih cepat, daripada menunggu berhari-hari sampai uang tiba.

Sumber : Reuters

MasterCard Melihat Pertumbuhan Penghasilan Yang Besar Dan Menjaga Lembaran Barunya Di Blockchain

Jan 30, 2016Fajar Himawan

Komentar

comments