Dua warga Brooklyn menggunakan Ethereum blockchain pada hari ini untuk melakukan transaksi dalam menjual energi secara langsung ke orang lain.

Kesepakatan itu dicapai berkat pertukaran dengan LO3, menjadi startup green energy untuk industri energi blockchain yang telah dilakukan ke bank.

Baca juga: Apakah Smart Kontrak Berdampak Baik Bagi Dunia Hukum? 

LO3 co-founder Lawrence Orsini mengatakan bahwa pertukaran ini dirancang untuk menunjukkan bagaimana orang-orang biasa dapat menggunakan blockchain untuk memfasilitasi pertukaran peer-to-peer.

Orsini mengatakan:

“Semua proyek yang kita kerjakan secara tepat terfokus pada ekonomi distribusi yang muncul, dengan konsep peer to peer. Mereka semua secara tepat difokuskan pada distribusi dan desentralisasi aset ke dalam komunitas, dalam tangan rakyat, sebagai ekonomi baru di masa depan.”

Sebuah BISNIS Baru Dari Sebuah Kerjasama

Sebuah upaya bersama ini yang disebut dengan TransActive Grid, melibatkan LO3 dan aplikasi startup desentralisasi ConsenSys, warga Brooklyn Eric Frumin telah menjual energi terbarukan yang dihasilkan dari panel suryanya sendiri secara langsung ke Bob Sauchelli, mantan manajer program di Energy Star, inisiatif green energy yang didekengi oleh pemerintah.

Setiap unit energi yang diciptakan oleh Frumin dihitung dan dicatat pada blockchain Ethereum. Kontrak cerdas yang telah diprogram kemudian digunakan untuk membuat unit-unit energi yang tersedia untuk dijual di pasar secara terbuka. Hari ini, 195 kredit telah dibeli pada kisaran harga $ 0,07 per kredit.

Seperti jaringan listrik biasanya, Energi yang Frumin hasilkan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi energinya dengan serangkaian panel surya yang di pasang pada atap rumahnya di Brooklyn. Tetapi setiap kelebihan energi yang dihasilkan akan ia jual kembali ke perusahaan listrik dengan harga grosir.

Joseph Lubin, co-founder dari TransActive Grid dan ConsenSys, menjelaskan lebih lanjut tentang hal ini.

“Industri tenaga listrik desentralisasi global dipengaruhi oleh photovoltaics yang murah dan juga mengangkat kesadaran konsumen dan regulator tentang efisiensi, kerapuhan dan kerentanan pada masalah pengiriman daya,” katanya. “Akan tetapi, sampai saat ini masalahnya ialah seseorang tidak dapat meng-upload elektron ke sebuah grid dan menjualnya ke orang lain yang berada di seberang jalan.”

Siap Untuk Melakukan Ekspansi

Saat ini, para konsumen energi sadar akan lingkungan dan dapat membeli Energi Terbarukan yang bersertifikat premium, yang kemudian digunakan untuk mendukung terciptanya energi ramah lingkungan di tempat lain di seluruh dunia.

Dengan TransActive Grid dan proyek lainnya dari inisiatif LO3, Brooklyn microgrid, energi dan uang akan tetap berputar secara lokal.

“Kami punya lima orang di Brooklyn yang memproduksi elektron energi terbarukan hari ini dan memasukkan mereka kedalam daftar grid, pada sebuah lempengan tembaga yang terhubung ke setiap rumah,” kata Orsini.

Sumber: CoinDesk

Gambar Transactive Grid box via Michael del Castillo

Ethereum Digunakan Untuk Membayar Perdagangan Energi Menggunakan Teknologi Blockchain

Apr 12, 2016Fajar Himawan

Komentar

comments