Senin kemarin, komunitas bitcoin terbangun di awal minggu yang baru dan bulan yang baru. Dan pada hari tersebut, jaringan bitcoin kelebihan beban dan transaksi bitcoin nampaknya agak tersendat. Pertanyaan pertama yang muncul dalam pikiran setiap orang adalah apakah jaringan bitcoin sedang diserang.

Namun jaringan bitcoin yang nampak tersendat karena banyaknya transaksi bukan karena sedang diserang, pengguna mata uang digital mengasumsikan bahwa semua orang telah mulai menggunakan bitcoin. Selama sehari penuh, jumlah pengguna bitcoin tidak berkurang dan jaringan tidak dirancang untuk menangani transaksi yang besar. Namun, jaringan bitcoin memiliki kelonggaran yang dibuat untuk meningkatkan kapasitas dengan cara meningkatkan ukuran blok, jaringan bitcoin telah berkembang pesat tanpa melihat adanya peningkatan proporsional ukuran blok. Ukuran blok masih tetap pada 1 MB. Beberapa upaya di masa lalu untuk meningkatkan masalah itu telah berakhir dengan kegagalan karena kurangnya kesepakatan.

Baca juga: Visa Berusaha Mengembangkan ‘Sistem Keamanan Yang Scalable’ Pada Proyek Blockchain

Perlambatan jaringan bitcoin pada hari senin masih berkaitan dengan peningkatan alami transaksi bitcoin yang terbukti terlalu banyak bagi blockchain untuk ditangani karena ukuran bloknya yang masih kecil. Blok tersebut terisi penuh oleh transaksi-transaksi bitcoin, sehingga menghambat laju transaksi. Ada laporan dari para pengguna bitcoin yang harus rela menunggu berjam-jam untuk melakukan transaksi agar disetujui oleh blockchain tersebut. Penundaan tersebut membuat ketidak nyamanan bagi setiap orang dalam menggunakan bitcoin untuk transaksi real-time saat melakukan pembelian di toko-toko atau restoran.

Rupanya, penyebab transaksi lambat pada hari Senin adalah spam yang berbahaya yang dihasilkan oleh beberapa dompet nakal. Dompet nakal bitcoin tersebut seharusnya bertanggung jawab atas terjadinya overloading jaringan bitcoin karena ulahnya dengan mengirimkan beberapa potongan bitcoin kembali ke dirinya sendiri, yang menciptakan loop. Hal itu disebut dengan transaksi looping, dengan meningkatkan biaya penambangan, yang akan diproses oleh penambang dan mengisi ruang kosong di blockchain tersebut. Hal ini menyebabkan banyak transaksi yang sah dengan biaya pertambangan yang lebih rendah dalam menunggu gilirannya.

Menurut pengembang Bitcoin Core Gavin Andresen, jaringan bitcoin saat ini masih hidup di sisa waktunya karena peningkatan ukuran blok yang seharusnya sudah dilakukan dengan segera. Ukuran blok seharusnya sudah meningkat di tahun yang lalu. Tapi komunitas bitcoin masih memperdebatkan tentang hal itu. Peningkatan ukuran blok dari 1 MB sampai 2 MB saat ini terlihat sangat menjanjikan. Keputusan untuk melipatgandakan ukuran blok itu diambil dalam pertemuan Bitcoin Roundtable terakhir yang diadakan di Cina, yang dihadiri oleh anggota komunitas bitcoin roundtable dan komunitas pengembang.

Jika bitcoin terus tumbuh pada kecepatan saat ini, dengan tidak adanya upgrade di masalah jaringan, ketakutan dan penundaan yang terjadi di Senin kemarin akan terulang kembali. Jika itu terjadi, orang-orang menyadari bahwa bitcoin sebentar lagi akan mati. Level transaksi bitcoin saat ini tidak lebih dari sebagian kecil dari level di mana Visa memproses pembayaran di seluruh jaringannya. Dalam rangka memberikan bitcoin kesempatan yang adil untuk mengambil peran dalam pembayaran mata uang fiat konvensional, komunitas harus bertindak cepat dan mengukur jaringan bitcoin sesegera mungkin.

Sumber

Pada Hari Senin Transaksi Di Blockchain Tersendat Karena Transaksi Spam Yang Terjadi Di Jaringan Bitcoin

 ‎

Mar 3, 2016Fajar Himawan

Komentar

comments