Bitcoin dapat dianggap sebagai mata uang global. Sejauh ini, aturan untuk menggunakan Bitcoin telah sama di seluruh dunia. Start-up baru yang datang di sektor ini belajar dengan cepat. Mereka sudah mulai menawarkan produk yang disesuaikan untuk daerah yang mereka layani. Blossom adalah salah satu start-up yang beroperasi di Indonesia yang menawarkan pinjaman sesuai Syariah. Indonesia didominasi negara Islam dengan hampir 90% dari populasinya Muslim. Dengan mayoritas Islam, termasuk pengikut ortodoks, sesuai dengan hukum Syariah atau keuangan Islam merupakan faktor penting bagi keberhasilan bisnis apapun yang berhubungan dengan keuangan.

Blossom menawarkan kredit mikro bagi yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Apa yang membuat Blossom terpisah dari kebanyakan pemain lain adalah platformnya. Platform Blossom menggunakan bitcoin sebagai latar belakang untuk memungkinkan investor dari seluruh dunia untuk mendanai mereka yang mencari pinjaman mikro. Perusahaan yang berpusat di Jakarta Selatan, Indonesia awalnya dimulai di San Francisco oleh Matthew Joseph Martin. Matius adalah pengembang berpengalaman yang sebelumnya telah bekerja dengan beberapa fintech start-up seperti Xoom dan Boku sebelum pindah ke Indonesia. Ia mendapat ide untuk menciptakan sebuah perusahaan yang merupakan pertemuan dari Bitcoin dan keuangan Islam setelah masuk Islam pada tahun 2010 dan ia telah bekerja untuk membuat Blossom sejak saat itu.

Platform Blossom menghubungkan investor ke lembaga peminjaman mikro–kredit di Indonesia dan penerima menerima pinjaman dalam mata uang fiat. Transfer uang dari investor untuk lembaga peminjaman mikro–kredit dilakukan dalam bentuk bitcoin, sehingga mengurangi biaya dan waktu yang terkait dengan pengiriman uang.