Visa, layanan pembayaran elektronik besar telah membuat rencana untuk menciptakan solusi teknologi blockchain di pusat pengembangan teknologi di Bangalore.

Visa memiliki rencana untuk mengembangkan solusi blockchain di pusat teknologi baru di Bangalore.

Baca juga: Misteri Hancurnya Bursa Pertukaran Cryptsy

Sebuah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat,
Sebuah negara yang memiliki penduduk yang belum memiliki rekening bank dan underbanked secara signifikan,
Sebuah negara yang menerima remittance (pengiriman uang) asing tertinggi

… merupakan pasar impian bagi sektor Bitcoin. Kalimat di atas hanya menggambarkan India, dan Visa telah menyadari hal itu sejak dini. Layanan global pembayaran elektronik tersebut baru-baru ini telah mengumumkan bahwa perusahaannya akan mengeksplorasi penerapan teknologi blockchain di India.

Menurut Visa, perusahaannya akan memanfaatkan pusat teknologi secara besar-besaran pada saat ini yang sedang dibentuk tim yang akan bekerja pada sektor mata uang digital. Pusat teknologi baru pada visa akan segera memiliki lebih dari 1000 karyawan sementara di perusahaan yang mengeksplorasi ekosistem startup yang produktif di negara tersebut untuk mengembangkan ide-ide fintech yang inovatif yang mampu mengganggu sistem perbankan yang ada dan ekosistem keuangan.

Bitcoin dan teknologi yang mendasarinya itu telah mengganggu sistem perbankan dan sektor keuangan. Penggunaan mata uang digital sebagai sistem keuangan alternatif. Dalam rangka untuk melawan ancaman yang muncul, sektor perbankan telah banyak berinvestasi dalam teknologi Bitcoin untuk mengeksplorasi serta kemungkinan untuk mengintegrasikan dalam lingkup operasi yang ada. Bank juga berniat untuk menggunakan teknologi blockchain terutama untuk mentransfer dana dan tujuan lainnya. Dengan menggunakan teknologi blockchain, bank dapat membuat jaringan mereka sendiri dan menggunakannya untuk tujuan mentransfer dana keantar cabang. Biaya yang terkait dengan transfer dana lewat blockchain akan jauh lebih rendah daripada biaya transaksi yang ada ditagihkan oleh SWIFT untuk menggunakan jaringan mereka.

Namun, penelitian pada teknologi blockchain dan implementasinya di berbagai sektor hanya akan berdampak tipis pada permukaan. Teknologi mata uang digital masih memegang banyak potensi sebagai cara baru dalam pelaksanaan yang muncul dari ide-ide inovatif dan penelitian. Ketika berbicara kepada salah satu surat kabar terkemuka di India, Kepala Teknologi Global Visa, Rajat Taneja telah menyebutkan bahwa perusahaan akan segera menambahkan 250 lebih banyak sumber daya teknologi untuk menciptakan solusi yang benar-benar kuat berdasarkan blockchain untuk sektor pembayaran. Dengan penambahan karyawan baru, jumlah total orang yang bekerja di Visa Technology Center di Bangalore akan naik sebanyak 1.000 orang.

Pusat teknologi yang baru di Bangalore dibuka hampir setahun yang lalu oleh Visa. Acara ini disertai dengan peluncuran mVisa layanan pembayaran mobile di negara itu.

Pengembangan solusi yang inovatif berbasis blockchain untuk industri keuangan dan layanan pembayaran akan memungkinkan Visa untuk tidak hanya memahami pentingnya teknologi blockchain tetapi juga menawarkan layanan keuangan berdasarkan blockchain dan solusi layanan pembayaran untuk klien mereka juga. Hal ini akan membantu perusahaan untuk beradaptasi dengan setiap perubahan yang mungkin terjadi di sektor teknologi perbankan berdasarkan blockchain yang akan menjadi bagian dari operasional perbankan.

Sumber ref: The Economic Times

Ikuti Twitter Bitcoinnewsindo untuk update berita bitcoin, blockchains dan cryptocurency lainnya.

Visa Akan Mempercepat Pengembangan Teknologi Blockchain Di India

May 13, 2016Fajar Himawan

Komentar

comments