Harga bitcoin telah mencapai harga penutupan tertinggi dalam setahun terakhir, yang diperdagangkan pada $ 436 dan naik pada waktu penulisan artikel ini, sesuai dengan Indeks Harga Bitcoin tradingview.com.

Bitcoin dengan menakjubkan telah memperoleh harga $ 115 atau 36% kenaikan selama dua minggu terakhir. Perlu beberapa langkah lagi harga bitcoin akan menyentuh $ 500 pada beberapa bursa perdagangan Bitcoin pada 4 November sebelum jatuh kembali di bawah $ 400 per Bitcoin.

Grafik Pergerakan Harga Bitcoin (tradingview.com)

Perputaran yang kuat disertai dengan volume perdagangan memecahkan rekor baru di beberapa bursa bitcoin. Pada 5 Desember 3.490.000 Bitcoin diperdagangkan di semua bursa yang tercantum oleh penyedia data Bitcoinity. Pada tanggal 26 November, 2,86 juta koin yang diperdagangkan di bursa perdagangan Bitcoin.

Volume perdagangan tetap kuat sejak watermark yang tinggi terjadi, dengan volume perdagangan harian secara konsisten ditutup di atas level 2 juta BTC.

Jatuhnya Yuan

Pengamat pasar menyediakan teori mulai dari jatuh harga yuan, media membuat kehebohan untuk mengungkap Satoshi Nakamoto lewat dua publikasi teknologi terkemuka, untuk menciptakan newsflow positif di sekitar perdebatan blocksize.

Daniel Masters, yang mengelola dana Investasi Global Advisors Bitcoin yang secara luas dikenal sebagai GABI, mengatakan bahwa melemahnya yuan telah membawa investor China ke bitcoin. Yuan telah jatuh 4% terhadap dolar AS pada tahun ini.

Dikutip dari CoinDesk, Masters mengatakan: “Ini cukup sederhana dalam pandangan saya … Seorang investor domestik Cina dihadapkan dengan jatuh yuan, penurunan harga komoditas (kebutuhan pokok) dan jatuhnya harga real estate. Salah satu dari beberapa alternatif itu merupakan Bitcoin, yang berkorelasi negatif terhadap semua ini.”

Masters mengatakan China akan terus menjadi faktor utama pendorong naiknya harga bitcoin dalam jangka panjang di karenakan perekonomian yang terus melambat dan nilai deposito yuan.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa empat hari yang lalu perputaran bitcoin sedang didorong oleh pedagang arbitraging cryptocurrency dan unit Bitcoin Investment Trust (GBTC), yang yang diperdagangkan secara publik.

* arbitrage adalah profit yang didapat dengan memanfaatkan perbedaan harga sebuah pasangan mata uang, yang diperdagangkan di lebih dari satu pasar.

Berbeda Dengan Arbitrage

Meskipun Journal tidak menjelaskan mekanisme arbitrase, ceritanya menyatakan bahwa penyempitan spread antara harga bitcoin dan harga GBTC memungkinkan pedagang untuk mendapatkan keuntungan seperti yang diharapkan ketika arbitraging dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan asset yang mendasarinya.

“Peningkatan aktivitas transaksi OTCQX mungkin telah memicu gelombang pembelian bitcoin, yang berkontribusi terhadap lonjakan harga,” tulis Journal tersebut.

Pengamat pasar pada r/BitcoinMarkets telah mengabaikan teori ini, yang menunjukkan bahwa saham GBTC diperdagangkan di pasar publik harus dipegang oleh unit-holders untuk setidaknya dalam satu tahun, yang berarti mereka melepas Bitcoin pada harga bitcoin saat ini.

Berita Yang Positif

Pedagang institusional Harry Yeh dari Binary Financial mengatakan banyaknya liputan berita di sekitar Bitcoin dalam minggu-minggu terakhir telah menjadi pendorong kenaikan harga.

Yeh menunjuk konferensi Scaling Bitcoin di Hong Kong, yang menghasilkan ‘segregated witness/Bukti terpisah’ solusi perbandingan yang tidak memerlukan cabang kuat sebagai contoh. Selain itu, ‘pengungkapan’ Satoshi oleh media Wired dan Gizmodo telah memberikan sorotan pada cryptocurrency, katanya.

Yeh mengatakan bitcoin mungkin hanya rebound (pantulan) dari jatuhnya harga bitcoin pada tahun 2014, saat itu keadaan “sangat oversold”. Sebaliknya, dia mengatakan tentang indikator teknis, dimana dalam pandangannya menunjukkan bahwa bitcoin sekarang pada lintasan yang sama, dengan kejadian pada tahun 2013 yang menyebabkan harga per satu Bitcoin menyentuh $ 1.000.

“Melihat semua faktor dan faktor teknis … bitcoin bisa mencapai harga $ 600.”

Dec 16, 2015Fajar Himawan

Komentar

comments