Sejak India memilih untuk melarang uang kertas beredar luas, ada rumor mengenai mengapa situasi ini muncul. Beberapa orang percaya dan menduga bahwa pemerintah AS berada di balik demonetization yang terjadi di negara-negara tertentu. Banyak yang berfikir bahwa keputusan ini diambil tanpa mempertimbangkan dampak potensial yang akan terjadi. Kita mungkin tidak akan pernah tahu siapa sebenarnya orang yang berada di balik ide gila ini, tetapi dari beberapa bukti yang ada diduga bahwa Amerika Serikat berada di balik kejadian ini.

Baca juga: WINGS DAO Merupakan Masa Depan DAO

Keputusan untuk menghapuskan 80% dari semua uang tunai yang beredar dalam semalam bukanlah pilihan yang tepat. Pemerintah India membuat beberapa “musuh” muncul ketika mereka memutuskan perubahan ini pada bulan November 2016 lalu. Dua bulan sudah berjalan, masalah cash ini masih belum terselesaikan, dan kini situasinya masih mengkhawatirkan.

Menurut Global Research, pemerintah AS memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan. Memang benar ada kolaborasi aktif antara USAID dan Departemen Keuangan India. Hal ini agak membatasi sejumlah orang yang mampu membuat keputusan.

Empat minggu menjelang larangan uang kertas beredar, USAID mengumumkan tujuan mereka dalam mempercepat peralihan untuk masyarakat cashless di India. Sebuah pernyataan media yang dikeluarkan pada 14 Oktober lalu yang dijuluki dengan proyek “Catalyst“.

Global Research juga menyebutkan laporan tersebut menunjukkan bagaimana USAID berkomitmen untuk membiayai Catalyst selama tiga tahun. Penetrasi pembayaran digital di India telah mengalami masalah, menurut laporan tersebut. Sebuah pendekatan ekosistem holistik diperlukan untuk memecahkan masalah ini. Akhirnya, hal ini akan membawa kita ke mana kita akan pergi.

Selanjutnya, GR menunjukkan tanda-tanda peringatan larangan uang kertas ini kembali pada tahun 2012. Better Than Cash Alliance didirikan pada tahun 2012, dengan tujuan tunggal mengurangi penggunaan uang tunai secara global. Banyak mitra Aliansi yang diduga kuat juga terlibat dalam kemitraan USAID-India. Dengan informasi yang Anda dapatkan ini, Anda dapat melakukan sebuah penelitian atau eksplorasi sendiri terkait dengan masalah cashless.

Faktanya adalah India akan melalui masa krisis keuangan sekarang karena kekurangan pasokan uang tunai. Orang dengan terbatas atau malah tidak punya akses pada rekening bank sekarang sedang mati-matian berjuang, dan pemerintah masih duduk dengan santai melihat pemandangan ini. Siapa pun yang punya ide seperti ini harus dengan cepat menyadari begitu mengerikannya hal ini. Sayangnya, kita maupun siapapun itu tidak dapat membantu orang-orang yang terkena dampak dari larangan pengurangan uang kertas ini dengan cara apapun.

Ikuti Twitter Bitcoinnewsindo untuk update berita bitcoin, blockchains dan cryptocurency lainnya.

Apakah Pemerintah AS Dan USAID Bertanggung Jawab Atas Tindakan India Dalam Melarang Uang Tunai?

Jan 4, 2017Fajar Himawan

Komentar

comments