Sumber berita daerah mengatakan, seorang anggota legislatif dari partai politik yang sedang berkuasa di Jepang telah menyerukan untuk membebaskan pajak pembelian bitcoin sebesar 8%.

Isu tersebut muncul dalam sebuah perdebatan pada sidang komite anggaran di dewan parlemen Jepang, Diet, pada tanggal 5 Februari. Seperti yang diberitakan oleh Nikkei, anggota Partai Demokrat Liberal Tsubasa Akimoto memberikan pertanyaan tentang pembebasan pajak bagi pembelian bitcoin kepada Menteri Keuangan Taro Aso.

Baca juga: Ethereum Mendapatkan Sertifikat Microsoft Tentang Layanan Blockchain

“Dapatkah Anda mempertimbangkan untuk tidak memaksakan pajak konsumsi pada Bitcoint yang sejalan dengan tren internasional?” tanya Akimoto.

Aso dikabarkan telah membela kebijakan pajak negara dengan mengatakan bahwa “Jepang tidak sendirian” dalam masalah pajak pembelian bitcoin.

Perdebatan itu muncul karena Jepang mencoba untuk menguasai kebijakan dalam mengatur mata uang digital, serta sektor usaha yang telah berkembang di sektor teknologi.

Sebuah proposal rancangan peraturan yang telah disiapkan pada tahun lalu oleh Financial Services Agency (FSA) menunjukkan bahwa peraturan di Jepang mengindikasikan pengetatan persyaratan laporan data dalam bursa pertukaran.

Baru-baru ini, Peraturan di Jepang telah mulai mengeksplorasi ide dalam mengatur mata uang digital di kelas yang sama seperti mata uang yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Sebuah proposal peraturan kabarnya akan diserahkan kepada Diet untuk dipertimbangkan pada akhir tahun ini. Namun, ketika dimintai komentar, FSA atas peraturan jasa keuangan negara, mereka mengatakan bahwa “belum ada keputusan atas peraturan tersebut”.

Langkah ini telah dipertimbangkan untuk mengantisipasi runtuhnya bursa pertukaran seperti Mtgox, bursa pertukaran bitcoin yang berbasis di Tokyo yang menyatakan bangkrut pada awal 2014 dan CEO Mtgox saat ini sedang dalam tahanan polisi sehubungan dengan penyelidikan penipuan yang sedang berlangsung.

Sumber: Coindesk

Anggota DPR Jepang Mengusulkan Pembebasan Pajak Bagi Bitcoin

Mar 2, 2016Fajar Himawan

comments