Yap, memang bukan rahasia lagi. Mungkin sebagian dari agan juga belum tahu cara memback up wallet, karena kalau di perhatikan lebih suka memakai address dari exchanger ketimbang yang installer. Padahal sejatinya menaruh koin di exchanger riskan terhadap hacking. Bolehlah kita sebut Poloniex, Mintpal, Bter dan ‘Mt gox’ yang pernah terkena serangan hacker.

Baiklah, sekarang balik lagi ke pembahasan utamanya.

Di sini saya pakai wallet darkcoin sebagai contohnya (Wallet koin lain beda tipis aja tampilannya, secara dasar: sama)

1) Buka wallet darkcoin (Kalau mau lebih enak lagi, mending ‘generate address’ baru juga, 10 deh seenggaknya). Baru setelah itu klik settings -> Encrypt wallet. (Seperti gambar di bawah contohnya)

Nah, nanti muncul peringatan. Klik ‘yes’ aja. Intinya dia mengingatkan, “Kalau agan mengenkripsi wallet, dan lupa phrase-nya. Maka semua koin (Balance) agan akan hilang”. So, jangan sampe lupa bro..

2) Kalau sudah di encrypt. Sekarang, kita back up. Nah, back up ini penting juga. Buat jaga-jaga kalau mau install ulang, atau ada kejadian yang tidak di inginkan. Seenggaknya, koin yang kita punya di wallet installer, masih bisa kita akses lewat PC manapun. File back up jangan di buat 1 juga. Copy aja, ada yang di taruh di flashdisk, e-mail atau mungkin file hosting (Dropbox, Ziddu dsb). Kan kita ga tahu juga, bisa aja flashdisk agan juga hilang.

Kalau udah klik Back up wallet, silahkan mau di save dimana. Nama file-nya nama koin tersebut aja gan. Biar gampang tahu juga (Siapa tahu agan ke depannya punya banyak altcoin. Kan bingung juga kalau nama file-nya ga di namain nama koinnya).

Next,

Nah.. itu kan nama filenya jadi ‘darkcoin.dat’. Itulah, back up wallet agan. Simpan baik-baik gan, jangan di campur ke folder xxx. :p

Lalu bagaimana cara restore walletnya??

Ketik aja di path-nya -> %appdata% atau tekan logo windows + R ketik %appdata% (Sama aja)

Kalau udah masuk ke path-nya, cari folder ‘Darkcoin’.

Open folder, paste darkcoin.dat yang tadi.

Nanti kan kaya gambar di bawah nih..

Di situ kan ada file darkcoin.dat sama wallet.dat.

Nah, yang file wallet.dat, itu di hapus aja gan. Terus yang darkcoin.dat, itu di rename (ganti namanya jadi wallet.dat).

Ok gan, sampe di sini selesai sudah cara back up + encrypt wallet di wallet installer.

NB: Jika agan ingin generate address baru lagi, maka back up ulang lagi. 

Dan ingat!

“Se nyaman apapun menaruh balance (Koin) di situs exchanger. Lebih aman lagi, jikalau menaruh sendiri di wallet installer”

Exchanger ya buat trading aja. Selesai trading, ya kirim lagi ke wallet.

Tip Me: 1NdrAnnHqigFAftxAjQHDoayT13KzeNpth

Facebook Group: Bitcoin Indonesia | Facebook Pages: Bitcoin News Indo

Komentar

comments

Aug 17, 2014 Nigthz