NamePrice24H (%)
Bitcoin (BTC)
$3,446.12
-0.26%
Ethereum (ETH)
$106.88
-0.91%
XRP (XRP)
$0.310690
-2.04%
EOS (EOS)
$2.31
-0.19%
Bitcoin Gold (BTG)
$9.80
-5.08%
$ 10K Jadi Tujuan, Uptrend Bitcoin Masih Berlanjut?

Analisis Pasar

$ 10K Jadi Tujuan, Uptrend Bitcoin Masih Berlanjut?

Setelah turun beberapa hari terakhir ini dari level tertingginya yang baru saja dicapai, harga Bitcoin sekali lagi naik kembali, uptrend bitcoin masih terus berlanjut. Pada saat penulisan, BTC diperdagangkan dikisaran harga 9.655 USD.

Harga BTC terus naik secara konsisten di awal tahun 2020 ini, akhirnya bullish telah kembali. Tak sedikit orang melihat bahwa BTC akan terus naik dan menargetkan beberapa titik harga per jangka pendek dan menengahnya.

BTC Targetkan 10.000 USD, Akankah BTC Terus Naik?

BTC masih melanjutkan pergerakan kenaikan harganya setelah mengalami penurunan singkat kemarin. Pada 3 Februari 2020, BTC sempat menyentuh 9.500 USD bahkan lebih sebelum anjlok ke kisaran harga 9.120 USD pada hari berikutnya.

Namun, penurunan harga itu hanya berlangsung singkat dan nampak sehat serta wajar dilakukan BTC sebelum naik dan mencapai titik tertinggi terbarunya. Dan terbukti, harga BTC sekali lagi naik.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Bitcoin Melonjak 9.600 Dollar! Sinyal Upside Besar Nih, Siap-siap Cuan.

Pedagang, pengusaha, dan investor Bob Loukas percaya pergerakan upside ini akan terus berlanjut. Dia menyatakan melalui Twitter bahwa harga Bitcoin berada dalam tren naik jangka menengah. Loukas mengatakan bahwa sebagian besar, strategi moving average telah mengkonfirmasi momentum kenaikan jangka menengah.

Trader Cryptocurrency, Brent (@blockchainblitz) mengidentifikasi bahwa moving average 50-hari telah melintasi moving average 100-hari, membentuk bull cross.

Jika Loukas dan Brent benar, uptrend jangka menengah ini mungkin akan mengembalikan harga Bitcoin ke puncak tertinggi (all-time high) dan tertinggi di tahun 2019 sekitar 14.000 USD sebelum halving bulan Mei.

Seolah membenarkan hal itu, Rekt Capital mengatakan di tahun halving BTC namun sebelum terjadi halving, BTC selalu naik dan mencapai level harga tertinggi yang baru jika dibandingkan dengan level tertinggi tahun sebelumnya.

Jika Waktu Terulang Kembali, Maka Harga BTC?

Seperti sebelumnya, optimisme efek terkait halving ke harga BTC terus meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2012 atau 2016 silam. Dengan harga Bitcoin yang melambung naik (parabola) di tahun 2013 dan 2017 (tahun sesudah halving), banyak yang berharap bahwa BTC akan mengalami kenaikan yang eksponensial/masif kembali kali ini.

Jika harga BTC mampu mencapai harga kisaran 14.000 USD – 20.000 USD sebelum halving, level harga tersebut nantinya akan berfungsi sebagai indikator lain bagi industri crypto yang sudah bullish ini bahwa sejarah akan terulang kembali setelah pasokan BTC Mei di tahun 2020 berkurang 50 persen.

Jika Bitcoin mencapai persentase kenaikan yang sama seperti yang telah dilakukan halving sebelumnya, 400.000 USD per BTC mungkin adalah harga yang tepat bagi BTC.

Baca Artikel Terkait Lainnya: Block.one Berikan Hadiah Sebesar 200.000 USD Pada Kompetisi Smart Contract

Redaksi Bitcoin News Indonesia

Komentar

comments

Bitnami